Game Pancasila 4.0 Inovasi Pembelajaran Pancasila
Rabu, 6 Februari 2019 | 17:57 WIB

SM 29_01_2019 Game Pancasila 4.0 Inovasi Pembelajaran PancasilaErdhi Widyarto ST MT
Dekan Fikom Unika Soegijapranata

”PEMERINTAH melalui Kemenristekdikti tampaknya sudah mencium game akan berkembang. Unika merespons dan membuka prodi Game Technology.”

Kreativitas mahasiswa program studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer (Ikom), Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata terus diasah untuk melahirkan karya-karya baru di era teknologi informasi.

Paling gres adalah membuat aplikasi game Pancasila 4.0. Tak tanggung-tanggung, bukan hanya satu tetapi ada tujuh game yang dibuat mahasisa semester tiga angkatan 2017 Sistem Informasi Unika, Sesarius cs. Game yang dibuat mahasiswa ini merupakan bentuk pembelajaran Pancasila secara kekinian.

Ketujuh karya game yang terlahir dari mahasiswa Unika ialah Roda Nilai Pancasila, Pancaball, Hoax Hunter, Heroes in White, Puzzle, Defence Sang Saka, dan Idepoplogy. Peluncuran Game Pancasila 4.0 itu turut disaksikan Wakil Rektor III Unika, Dr VKristina Ananingsih MSc di gedung Yustinus, kampus Unika, pada Sabtu (26/1).

Sekretaris Prodi Sistem Informasi FIK Unika, Albertus Dwi Yoga SKom MKom mengatakan, aplikasi buatan mahasiswanya ini merupakan wajah baru pembelajaran Pendidikan Pancasila.

Bentuk Kekinian
Game itu sudah bisa dimanfaatkan, tapi belum bisa diunduh di Google Play Store. ”Saat ini masih dalam tahap penyempurnaan desain, dalam tiga bulan ke depan aplikasi sudah bisa diunduh melalui Google Play Store.

Tujuh game yang dibuat punya genre dan tipe berbeda, kesemuanya itu bentuk kekinian dalam pembelajaran pendidikan Pancasila,” jelas Yoga di kampus FIK, Unika, Selasa (29/1). Pembuatan game inovasi pembelajaran Pancasila dilakukan tim Unika dalam dua kali pertemuan pembahasan, yakni diskusi dan presentasi.

Yoga menjelaskan, diskusi membahas bagaimana membuat aplikasi dan modelnya seperti apa. Selanjutnya, presentasi membahas bagaimana rancangan ide game. ”Tidak ada plagiasi dari ide, tema, maupun suara. Intinya, Pancasila bisa dibuat kekinian dengan cara memainkan game, puzzle, dan tanya jawab dengan materi cukup banyak,” tandasnya.

Peluncuran aplikasi Pancasila 4.0 ini satu dari dua kegiatan yang didanai Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Unika satu dari tujuh universitas di Indonesia yang mendapatkan kepercayaan Kemenristekdikti untuk mengadakan program pembelajaran inovatif terkait Pancasila.

Ketua Tim Bantuan Pembelajaran Inovatif, Unika Dr Antonius Laot Kian menegaskan, selain aplikasi juga diadakan kegiatan seminar dan outbound.

”Tujuh aplikasi game ini sedang disiapkan pengurusan hak cipta untuk melindungi karya mahasiswa yang mengikuti kuliah berbasis aplikasi,” kata Antonius yang juga Ketua Pusat Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian, Unika tersebut. Aplikasi dibuat untuk menjembatani revolusi industri 4.0.

Suara Merdeka 30 Januari 2019 hal. 6

Kategori: