Unika Lepas KKN dan Tandatangani MoU dengan PKK Kota Semarang
Jumat, 11 Januari 2019 | 18:51 WIB

Rektor Unika Soegijapranata mengenakan jaket almamater secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa KKN Unika

Pada hari Kamis (10/1) bertempat di Selasar Gedung Thomas Aquinas, Unika Soegijapranata kembali melepas sebanyak 145 mahasiswa untuk diberangkatkan menuju Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal guna mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata.

Dalam acara pelepasan tersebut, turut hadir Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC didampingi Wakil Rektor I dan Wakil Rektor III, serta Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Dr Berta Bekti Retnawati  dan Ketua Tim Penggerak PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi SH MM yang juga sekaligus Ketua Ikatan Alumni Soegijapranata.

Dalam pelepasan tersebut, juga diadakan penandatanganan MoU antara Tim Penggerak PKK Kota Semarang dan LPPM Unika Soegijapranata terkait Pelaksanaan Kuliah Kerja Sinergis dalam rangka peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup di Kota Semarang.

Dalam sambutannya, Krisseptiana menyambut baik kerjasama Unika dengan Tim Penggerak PKK dan turut berterima kasih dengan pihak Unika karena belum banyak pihak yang ingin bersinergi dengan PKK. Menurut Rudi Elyadi SE MM selaku Ketua Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) Unika Soegijapranata, pengadaan program Kuliah Kerja Sinergis mulai diadakan di semester genap di tahun 2019 sebagai salah satu program pengabdian masyarakat disamping Kuliah Kerja Nyata dan Kuliah Kerja Usaha.

Penandatangan MoU oleh Ketua TP PKK Kota Semarang dengan Kepala LPPM Unika di Selasar Thomas Aquinas disaksikan Rektor Unika

“Sungguh luar biasa apabila Unika hendak bekerjasama dengan kami untuk mengabdi pada masyarakat dan saya apresiasi sekali serta saya ucapkan terimakasih. Kerja kami melalui 10 program PKK melebihi dari dinas terkait sehingga terkadang dinas terkait minta data ke kami. Melalui 10 program PKK dari mengurusi kehamilan hingga meninggal menjadi kegiatan PKK. Sehingga, peran dari Fakultas Hukum Unika dapat membantu kami di Pokja bagian hukum yang di PKK Kota Semarang terfokus pada mencegah kekerasan dalam rumah tangga, ada pula pokja pangan serta ekonomi” ujar Krisseptiana.

KKN  kali ini diikuti oleh 145 mahasiswa yang berasal dari berbagai program studi di Unika dan sebelumnya pada Jumat (4/1) juga telah dilakukan pelepasan lima mahasiswa Unika untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata bersama beberapa mahasiswa anggota APTIK (Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik) lainnya di Mentawai.

“Yang perlu diketahui bersama, apa yang kita kerjakan di KKN ini adalah bagian membangun ketabahan dan kegigihan masyarakat. Dalam salah satu buku yang ditulis Angela  Cashward, rahasia untuk pencapaian yang luar biasa bukanlah bakat, tetapi perpaduan istimewa antara hasrat (passion) dan kegigihan (perseverance) yang ia sebut “ketabahan” (grit)” tutur Prof  Ridwan. (Cal)

Kategori: ,