LPPM Unika Realisasikan Kerja Sama Dengan Tribun Jateng
Selasa, 29 Januari 2019 | 15:00 WIB

Seluruh peserta pelatihan beserta narasumber dan Pemred Tribun Jateng serta Rektor Unika Soegijapranata berfoto bersama usai pelatihan. (29/1/2019)

Pada hari Selasa (29/1) bertempat di ruang CCPA gedung Yustinus Unika, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unika Soegijapranata telah mengadakan “Pelatihan Penulisan Artikel di Media Massa” bagi para dosen dan mahasiswa Unika dengan pemateri dari Tribun Jateng.

Pada kesempatan tersebut turut hadir rektor Unika Soegijapranata Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC, Pemimpin Redaksi (Pemred) Tribun Jateng Cecep Burdansyah, para narasumber yang memberikan materi pelatihan dari Tribun Jateng yaitu Rustam Aji S.Ag dan Iswidodo S.S, serta para peserta dari kalangan dosen maupun mahasiswa Unika Soegijapranata.

Dalam sambutannya, rektor Unika Soegijapranata menyampaikan bahwa hubungan baik Unika dengan Tribun Jateng sudah lama terjalin dan sekarang makin dipererat dengan kerjasama dalam bentuk pelatihan penulisan artikel di media massa. “Harapannya dengan pelatihan kali ini, para dosen Unika yang belum pernah terlibat untuk menulis di Tribun Jateng bisa ikut menulis,” jelas Prof Ridwan.

“Sebab apabila sudah terbiasa menulis, dan sudah diungkapkan rahasianya dan tips-tipsnya maka akan jadi suatu kebiasaan yang mudah dan menyenangkan. Dengan demikian kita juga sudah berbagi dengan masyarakat sesuai dengan slogan Unika “ Talenta Pro Patria Et Humanitate,” terangnya.

“Dan yang mesti dipahami bahwa menulis di media massa itu tidak perlu membayar bahkan kita bisa berbagi informasi mengenai hasil penelitian atau pengabdian masyarakat yang kita kerjakan melalui media massa, supaya masyarakat umum bisa mendapatkan manfaat,” lanjut Prof Ridwan.

Rektor Unika Soegijapranata dengan didampingi oleh Kepala LPPM Unika, menyerahkan cenderamata kepada Pemred Tribun Jateng. (29/1/2019)

Sementara Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unika Soegijapranata Dr Berta Bekti Retnawati juga berharap supaya para dosen mampu menjawab tantangan menulis di media massa, karena selain nilai manfaatnya yang cukup besar bagi masyarakat, menulis di media massa juga bisa menghilangkan kepenatan dan menghadirkan personal branding bagi dosen yang bersangkutan. “Menulis di koran memampukan dosen bercengkrama dengan khalayak luas. Berbagai ide bisa dituangkan untuk berkontribusi membangun negeri, mengkritisi sesuatu dan menawarkan ide segar, menyebarkan pemahaman yang membuka cakrawala baru bagi pembaca,” tandasnya. (fas)

Kategori: ,