Unika Peringkat Tiga Anugerah Kemahasiswaan
Senin, 17 Desember 2018 | 8:49 WIB

image

Universitas Soegijapranata (Unika) Semarang mendapatkan kabar baik menjelang pelaksanaan wisuda periode tiga tahun 2018 di Sporthall, kampus Unika, Sabtu (15/12).

Hanya beberapa jam sebelum wisuda, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mengukuhkan Unika meraih peringkat ketiga dalam Anugerah Kemahasiswaan II tahun 2018 untuk kategori perguruan tinggi non-vokasi.

"Tadi malam (Jumat, 14/12) bu Kristina Ananingsih (Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan- ) menerima penghargaan Anugerah Kemahasiswaan itu. Kami ada dibawah UGM Yogyakarta dan Universitas Surabaya (Ubaya), ini artinya yang telah dilakukan Unika dibidang kemahasiswaan telah sesuai tantangan revolusi industri 4.0,” kata Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr Ridwan Sanjaya MS IEC kepada suaramerdeka disela-sela wisuda 403 mahasiswa.

Menurut dia, Unika juga berhasil mendapatkan akreditasi A program studi (prodi) manajemen dan mengantongi izin buka prodi S1 bidang lingkungan. Kepada wisudawan, Ridwan mengatakan, tatanan baru dunia setiap generasi sepertinya tidak bisa dihindari. Dibutuhkan bekal  pengetahuan, ketrampilan, pengalaman, wawasan, dan kewaspadaan dalam menyambut tatatan baru.

Pengalaman baru mahasiswa di kampus ini dimungkinkan terjadi melalui kesempatan untuk berjejaring lintas bidang ilmu, agama, budaya, generasi, atau bahkan negara.

Pihaknya menegaskan, terjadi perbedaan antara generasi muda saat ini dengan masa lampau. Kini, sesuatu yang dulunya dianggap tidak perlu jadi pekerjaan, malah digemari anak-anak muda.

”Contohnya merekam aktifitas berlibur merupakan dokumentasi pribadi yang dibuka secara terbatas, namun kini telah jadi terbuka untuk publik. Aktifitas itu bahkan jadi pekerjaan dengan nilai ratusan juta sampai puluhan miliar rupiah,” ungkapnya.

Begitu pula dengan Barista atau peracik kopi yang kini digemari anak muda. Padahal generasi sebelumnya, menjadi tukang kopi bukan bagian dari cita-cita.

Dalam kesempatan itu, Ridwan juga mengungkapkan, aplikasi baru Dashboard Informasi Mahasiswa atau dikenal Dimas. Aplikasi ini berisi semua program terkait kemahasiswaan, seperti bisa digunakan melihat KRS, presensi, tagihan kuliah, serta menginformasikan, kapan mahasiswa bisa lulus.

https://www.suaramerdeka.com

Kategori: