Skripsi Bukanlah Hal Yang Sulit
Kamis, 13 Desember 2018 | 11:34 WIB

Menjadi wisudawan terbaik tidak pernah terlintas di benak Joshua Steven Han’s sepanjang kehidupannya. Ia tidak pernah menargetkan hal tersebut dalam proses menempuh ilmu di Unika Soegijapranata. Namun siapa sangka, skripsi yang berjudul SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN METODE WEIGHTED PRODUCT MODEL UNTUK SELEKSI KARYAWAN TETAP PADA CV. MITRA MOULDING SENTOSA SEMARANG mampu mengantarkannya menjadi seorang wisudawan Terbaik dari Program Studi Manajemen dalam wisuda periode III Desember 2018.

“Saya melihat ini adalah sebuah pencapaian terbesar yang bahkan tidak pernah saya bayangkan akan saya terima. Sebenarnya topik tersebut saya ambil karena ada tantangan yang cukup besar mengingat penelitian tersebut sangat jarang ditemui dan dosen juga merekomendasi. Saya tidak menyangka bahwa saya menjadi wisudawan terbaik karena kakak kelas yang jadi wisudawan terbaik memiliki hal yang luar biasa daripada saya, namun saya mensyukuri apa yang saya dapatkan ini,” cetusnya.

Alumnus SMA Karangturi ini bercerita bahwa proses pengerjaan skripsi ini menjadi hal  yang tidak semenakutkan seperti apa yang ada di benak mahasiswa kebanyakan tentang skripsi, asalkan dengan niat yang kuat dan berpegang pada prinsip menimbulkan persepsi bahwa skripsi tidaklah sulit.

“Dalam menempuh skripsi saya tidak begitu banyak menemui kendala yang berarti, karena kerangka teoritisnya dapat disesuaikan dan lebih fleksibel, selain itu ketersediaan subjek penelitian juga membantu saya dalam penyelesaian skripsi ini. Pada intinya skripsi itu bukanlah hal yang sulit, saya selalu berpedoman pada nilai hidup yang saya yakini bahwa Apa yang dimulai harus diselesaikan, maka saya berusaha menyelesaikan apa yang saya mulai dengan sebaik yang saya bisa dan memaksimalkan potensi yang ada dalam diri,” cerita Pria yang akrab disapa Steven ini.

Hal menarik yang dialami oleh Steven adalah ketika pembuatan kuisioner penelitian, justru peran Human Resource dari perusahan lebih dominan karena harus disesuaikan dengan kondisi perusahaan. Maka hal-hal teknis dan nonteknis selalu di konsultasikan kepada manajerial sumber daya manusia dari Perusahaan tersebut,

“Hal teknis yang menurut saya menarik ketika harus sering bolak-balik untuk datang ke Perusahaan sekedar berkonsultasi mengenai pertanyaan penelitian serta hasil yang diperoleh, berkaitan pula dengan proses perijinan kan. Maka saya juga harus bisa menyaring apa yang boleh ditulis dan apa yang tidak. Walaupun sering begitu, saya melakukan ini dengan sukacita tanpa beban apapun.” (Ign)

Kategori: ,