PRINSIP KERJA MAKSIMAL JADI TABUNGAN
Jumat, 14 Desember 2018 | 9:50 WIB

Berpikir untuk kuliah jurusan yang berhubungan dengan bangku SMA dulu. Hingga akhirnya Ira Yuliani Prajitno atau sering disapa Ira, memutuskan untuk kuliah di Unika Soegijapranata di Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian. Alasan lain yang mendorong Ira mendalami ilmu di Teknologi Pangan karena pangan merupakan satu dari tiga kebutuhan pokok manusia dan dengan berjalannya waktu akan semakin berkembang.

Hingga akhirnya keputusan yang diambilnya untuk studi di Teknologi Pangan berbuah manis, yaitu Ira dapat lulus dengan IPK 3,82 dan terpilih menjadi wisudawan terbaik di Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian, pada wisuda periode III tahun 2018 Unika Soegijapranata.

Ira yang merupakan alumnus SMA Krista Mitra Semarang telah menyelesaikan skripsinya yang berjudul “Pengaruh Suhu dan Waktu Proses Ekstraksi Ultrasonik Daun Kersen (Muntingia calabura L.) terhadap Komponen Bioaktif serta Aplikasi Ekstrak dalam Permen Jeli.”

Lebih ingin mengangkat pada daun kersennya yang ternyata mempunyai banyak kandungan komponen bioaktif namun masih jarang dimanfaatkan oleh masyarakat. Sehingga, Ira mengaplikasikannya menjadi produk pangan yaitu permen jeli yang dapat menambah nilai fungsionalitas dan memperkenalkan kepada masyarakat bahwa kersen daunnya ternyata bermanfaat.

Dalam menjalani kehidupan selama kuliah hingga akhirnya lulus dengan pujian, Ira tidak tanggung-tanggung untuk terus fokus dan tidak stress juga. “Secara pribadi prinsipnya  saya mengerjakan segala sesuatu dengan semaksimal mungkin baik kecil maupun besar, terutama mengerjakan tugas. Jadi secara tidak langsung kalau pas tidak bisa mengerjakan ujian, setidaknya sudah punya tabungan dari hasil mengerjakan tugas. Terus makin merasa tertantang dengan mata kuliah yang dianggap killer sehingga itu bisa bikin challenge untuk diri sendiri dan membuktikan bahwa mata kuliah tersebut dapat dijalani dan dalam menjalaninya dibawa dengan santai,” kata Ira dengan penuh semangat.

Hambatan yang kebanyakan muncul itu dari pribadi Ira sendiri yang terkadang malas mencatat dan masih menggunakan sistem kebut semalam. Menghadapi hambatan tersebut Ira bersyukur sekali dengan kehadiran keluarga dan teman-teman yang selalu mengingatkan dan memberi support. “Bagi aku sendiri kalau ada kesusahan sering konsul aja ke teman atau dosen. Kalau jenuh sama kegiatan kuliah ya main sejenak tapi jangan kelewat batas. Kuliah itu jangan cuma ngejar IPK saja, seimbangkan juga dengan kegiatan di luar perkuliahan (organisasi, freelance, dsb) yang bisa mengembangkan soft skill, menambah koneksi. Paling penting lagi nih, tidak perlu khawatir kalau teman seangkatan udah pada lulus duluan karena semua akan lulus pada waktunya dengan diimbangi niat, usaha dan doa juga. “Just believe that all of your tears, sleepless nights, failures, struggles, hardwork, and sacrifices will pay off soon. You will when you believe!” (lid).

Kategori: ,