MENGUBAH SAMPAH PLASTIK MENJADI ECOBRICKS
Selasa, 4 Desember 2018 | 11:18 WIB

Penjelasan mengenai Ecobrick oleh Tim Lestari

 

Mahasiswa-mahasiswi Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Unika Soegijapranata mengolah sampah-sampah plastik menjadi sebuah ecobricks bersama Bank Sampah LESTARI pada hari Minggu (2/12) yang bertempat di Kantor Kecamatan Gunung Pati, Semarang.

Ini merupakan tahun pertama mahasiswa FTP melakukan kunjungan sekaligus praktek secara langsung dalam mengolah sampah, yang merupakan salah satu tindak lanjut dari mata kuliah Pengelolaan Limbah Industri Pangan. “Latar belakang diadakanya kunjungan dan pembuatan ecobricks ini salah satunya karena saat ini sampah plastik sedang menjadi permasalahan utama di lingkungan” jelas Dr B Soedarini STP MP yang akrab dipanggil Ibu Rini selaku dosen dalam mata kuliah Pengelolaan Limbah.

Ecobricks merupakan salah satu solusi untuk mengurangi limbah plastik yang kita hasilkan sehari-hari yaitu dengan mengisi botol plastik dengan sampah plastik yang dipadatkan. Ecobricks tidak hanya asal dibuat saja, namun ada SOP (Standar Operasional Prosedur) untuk berat nya agar kuat untuk menahan beban. Caranya yaitu ukuran botol yang digunakan dikalikan 0,4. Misal ukuran botol 600 ml x 0,4 berarti berat minimal 1 botol ecobrick adalah 240 gram. Aplikasi dari ecobricks dapat dibentuk menjadi meja, kursi, bahkan rumah.

Para mahasiswa FTP Unika praktek membuat ecobricks

“Tujuan dari kegiatan ini bukan hanya mengajarkan cara membuat ecobricks dalam mengurangi sampah plastik, namun juga mengedukasi apa itu sampah plastik, mengapa plastik menjadi permasalahan utama di bumi, serta apa saja yang dapat kita lakukan untuk mengurangi sampah plastik,” ucap Ibu Rini.

“Harapannya dari kegiatan ini tidak hanya memberi manfaat bagi kalian para mahasiswa namun juga orang lain yang bersosialisasi dengan kalian,” tutup Ibu Rini. (Tata)

Kategori: ,