Mahasiswa Unika Sinergikan KKU dengan Pendampingan UMKM
Jumat, 7 Desember 2018 | 15:17 WIB

Dra Ayu Entys Wahyu Lestari Endah S, MM dengan Wakil Rektor IV Unika B Danang Setianto SH LLM MIL beserta Dr Berta Bekti Retnawati saat mengunjungi salah satu stand kuliner

 

Hasil pendampingan UKM oleh mahasiswa Unika Soegijapranata pada kegiatan KKU (Kuliah Kerja Usaha) periode II tahun 2018, pada hari Kamis (6/12) telah dipamerkan dalam kegiatan Expo KKU disertai Workshop dengan tema “Keterlibatan Perguruan Tinggi dan Pemerintah Dalam Mengembangkan UMKM Secara Sinergis.”

Kegiatan Expo KKU dibuka oleh Dra Ayu Entys Wahyu Lestari Endah S, MM selaku  Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Semarang, dengan  disaksikan oleh Wakil Rektor IV Unika Bidang Kerjasama dan Pengembangan B Danang Setianto SH LLM MIL  serta Ketua LPPM Unika Dr Berta Bekti Retnawati, diselenggarakan di lapangan Albertus Unika.

Dalam pengantar yang disampaikan oleh Dr Berta sebelum acara pembukaan expo dimulai, diketahui bahwa kegiatan KKU yang sudah setiap semester diselenggarakan mendapat respon positif dari pemerintah dan UMKM. “ Masyarakat yang perlu pendampingan memang memerlukan para anak muda ini  dengan segala ide, inovasi dan tentunya ilmu yang sudah mereka pelajari dari berbagai disiplin ilmu. Jadi dua pihak ini yaitu dunia usaha dan mahasiswa ini menjadi satu sinergi untuk saling maju bersama,” ucapnya.

“Dari mahasiswa sendiri juga memerlukan pengalaman team work dan terlibat nyata di dalam masyarakat sehingga apabila saatnya mereka sudah lulus juga sudah siap untuk  terlibat dalam lingkungannya,” tambahnya.

Sedangkan  Dra Ayu Entys Wahyu Lestari dalam sambutannya menegaskan kembali tentang kesungguhan pemerintah Kota Semarang dalam membangun ekonomi rakyat melalui UMKM. “ Pemerintah  Kota Semarang saat ini sedang giat-giatnya melaksanakan pembinaan kepada usaha kecil dan menengah. Dan disini, Unika Soegijapranata sudah mengambil bagian itu. Hal lain, Kota Semarang adalah kota metropolitan yang sudah dituntut untuk bisa sejajar dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia, jika kita tidak mempersiapkan masyarakat atau SDM kita dengan baik, maka menjadi kekhawatiran kami, kemajuannya akan tertinggal.”

“ Tugas Pemerintah adalah mengajak seluruh stake holder yang ada di Kota Semarang dan sekaligus kita bagi tugas, yang bisa dikerjakan oleh masyarakat, perguruan tinggi atau oleh komponen lain dipersilahkan untuk berkreasi dan berlomba dengan hasil yang positif. Sedangkan yang tidak bisa dikerjakan, seperti membangun sarana fisik atau infrastruktur,  itu akan ditangani oleh pemerintah. Sehingga slogan Walikota Semarang yaitu bergerak bersama antara pemerintah, masyarakat kemudian pengusaha dan perguruan tinggi serta pewarta ini benar-benar menjadi terwujud,” tandas Dra Ayu. (fas)

Kategori: ,