Tim Unika Sabet Juara 2 National Foodpreneur Competition – Food Explore 11 Tahun 2018
Rabu, 7 November 2018 | 10:35 WIB

image

Tiga mahasiswa Fakultas Teknologi Pangan (FTP) Unika Soegijapranata menyabet juara dua dalam National Foodpreneur Competition – Food Explore 11 Tahun 2018.

Kompetesi tersebut digelar oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan Universitas Pelita Harapan pada 1 November lalu.

Tiga mahasiswa itu masing-masing adalah  Cindy Agustine, Jessica Deasy, dan Yasmine Nathania.

Kepala Humas Unika Soegijapranata Semarang F Yuwono Agus mengatakan, kompetisi itu ditujukan untuk menciptakan pangan lokal bernutrisi tinggi.

"Informasi prestasi tersebut baru diterima pihak universitas Senin (5/11/2018) petang," kata dia, Selasa (6/11/2018).

Selain itu, lanjut dia, Cindy juga terpilih sebagai Best Present.

"Perjuangan mereka perlu diapresiasi karena cukup banyak tantangannya," tambah dia.

Menurutnya, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan tim peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Hingga akhirnya pihak penyelenggara memilih 10 tim terbaik untuk kemudian maju pada tahap presentasi di hadapan dewan juri.

Terpisah, dihubungi melalui sambungan telepon, Cindy dan kedua rekannya sempat pesimis bisa berprestasi di ajang tersebut.

Sebab sejak awal cukup banyak hambatan yang harus dilalui.

“Terlebih terkait waktu yang tersedia guna pengumpulan paper yang hendak dilombakan."

"Tidak lebih dari 2 bulan, tim membuat produk dengan berbagai eksperimen yang dijalankan,” terang Cindy.

Pada kompetisi itu, pihaknya mempresentasikan paper berjudul Pendekatan Modern terhadap Minuman Herbal Tradisional dengan Metode Reverse Spherification.

Produknya berupa popping boba yang kemudian diberi nama Jahe Meletus (Jletus).

“Kami pilih itu karena kami melihat dari tahun ke tahun jamu semakin kurang diminati, terutama dari para generasi muda."

"Dari situ kami berpikir bagaimana caranya agar mereka kembali suka minum jamu yang merupakan lokal warisan budaya Indonesia,” jelasnya.

Sementara pemilihan bahan baku berupa jahe, dikarenakan mudah diperoleh dan sejauh ini juga masih sangat banyak digunakan oleh masyarakat, terutama sebagai bahan pelengkap saat kaum ibu memasak.

http://jateng.tribunnews.com

Kategori: