Rintis Internasionalisasi Perguruan Tinggi, Unika Sepakati Platform Kuliah Online
Kamis, 8 November 2018 | 14:22 WIB

Wakil Rektor IV Unika setelah penandatanganan kesepakatan dalam pertemuan Asian University Presidents Forum (AUPF), di Surabaya (6/11 – 8/11)

 

Keterlibatan Unika Soegijapranata dalam pertemuan Asian University Presidents Forum (AUPF) pada tanggal 6-8 November di Surabaya,  telah menghasilkan beberapa kesepakatan diantaranya adalah kesepakatan untuk membentuk platform kuliah online.

Melalui pesan singkatnya Benny D Setianto SH LLM MIL selaku Wakil Rektor IV Unika Bidang Kerjasama dan Pengembangan, yang turut dalam pertemuan itu menjelaskan beberapa hal terkait platform kuliah online. “Kuliah itu akan diselenggarakan oleh 30 universitas di Asia yang bekerjasama ke dalam suatu jejaring bernama “Global Access Asia”. Berbagai mata kuliah nanti akan ditawarkan dalam bentuk online dan beberapa diantaranya dimungkinkan untuk bisa ditransfer beban kreditnya ke dalam mata kuliah reguler.”

Dalam keterangannya, lebih lanjut Benny menerangkan bahwa platform ini akan memberikan kemungkinan bagi dosen dan mahasiswa sekaligus untuk berinteraksi secara lebih terstruktur dengan kolega dan mahasiswanya di banyak negara, dalam waktu yang bersamaan sehingga akan lebih membuka wawasan dan memberikan pengalaman langsung berinteraksi secara global tanpa harus meninggalkan negaranya masing-masing.

Selain itu, Benny juga menambahkan bahwa semua mahasiswa yang terdaftar dalam universitas-universitas kerjasama Global Access Asia ini bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti kuliah yang nantinya akan tersebar secara online melalui website bersama. Hal yang sama juga dialami oleh dosen-dosennya, kuliahnya tidak saja diberikan untuk mahasiswa yang secara nyata berada di kelasnya tetapi juga yang secara virtual. Tentu saja itu menuntut dosen untuk bisa lebih memahami juga kasus-kasus yang ditanyakan oleh mahasiswanya dari negara lain. Harapannya, hal itu akan menambah kualitas pengajaran dan mutu ilmu yang disampaikan.

Dalam pertemuan AUPF 2018 ini, tema yang dibahas adalah “Disruption at the Crossroads: Innovative Engagement and Future Challenges for Higher Education”. Dan dalam kesempatan tersebut Unika Soegijapranata  yang diwakili Benny D Setianto berkesempatan memaparkan hal-hal yang telah dilakukan Unika Soegijapranata terkait disrupsi inovasi perguruan tinggi seperti presensi melalui QR Code, asisten virtual VAnika untuk menjawab pertanyaan umum, juga http://cyber.unika.ac.id/  yang telah dilengkapi dengan anti plagiarisme. (fas)

Kategori: ,