Masih Banyak Tenaga Kerja yang Belum Tersertifikasi
Kamis, 29 November 2018 | 8:10 WIB

image

Menyambut rencana Jawa Tengah sebagai ladang investasi di 2025 mendatang, dan mengarah pada industri besar yang mengutamakan padat karya, otomatis akan menyerap tenaga kerja cukup banyak. Akan tetapi yang menjadi kendala saat ini adalah masih banyak tenaga kerja berpotensi tetapi belum tersertifikasi kompetensi. Hal itu disampaikan Dosen FEB Unika Soegijapranata, Westri Kekalih SE ME, dalam Diskusi Hot Topic yang digelar MNC Trijaya FM Semarang, Jateng Ladang Investasi 2025, di Hotel Room Inc Semarang, Kamis (22/11).

Westri menambahkan, terkait mengutamakan industri besar, ada sejumlah daerah yang telah jenuh dalam arti telah dikepung keberadaan industri besar. Sehingga perlu mencari lahan di daerah lain, dan kemungkinan bisa menyerap tenaga kerja di sekitarnya.

Terkait penyerapan tenaga kerja yang tidak paralel dengan kemajuan investasi di Jawa Tengah dan dikualifikasikan sebagai banyak pengangguran, dibantah oleh Westri. "Sebenarnya persoalannya bukan banyak pengangguran. Namun kemajuan teknologi yang tidak banyak membutuhkan peran manusia. Sehingga tenaga-tenaga kerja yang dipersiapkan juga hendaknya mampu beriringan dengan kemajuan teknologi, agar jumlah penyerapan tenaganya bisa paralel lagi," tandasnya.

https://www.suaramerdeka.com

Kategori: