DJP Memperkenalkan Pentingnya Pajak Melalui Kegiatan Pajak Bertutur
Senin, 12 November 2018 | 8:43 WIB

image

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyelenggarakan kegiatan Pajak Bertutur serentak di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah ingin memperkenalkan sejak dini mengenai pentingnya membayar pajak, Jumat (9/11/2018).

Kegiatan pajak bertutur ini juga dilaksanakan di kota Semarang, lokasi yang dipilih mulai dari SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi, seperti salah satunya Universitas Katolik Soegijapranata (Unika) Semarang.

Kepala Kanwil DJP Jateng 1, Irawan menjelaskan tujuan utama kegiatan pajak bertutur ini adalah mengedukasi tentang perpajakan.

Bagaimana para generasi muda mulai diperkenalkan tentang pajak, sehingga nantinya mereka menyadari kenapa membayar pajak itu merupakan hal penting.

"Saya berharap banyak yang minat untuk mengikuti kegiatan ini terutama yang mahasiswa. Karena sebentar lagi mereka akan memasuki dunia kerja, dan mungkin ada yang nantinya menjadi pengusaha. Jadi paling tidak, mereka sudah mengetahui kalau seorang pengusaha harus membayar pajak," jelas Irawan, pada Tribunjateng.com, Jumat (9/11/2018).

Menurut Irawan, target khusus dari Pajak Bertutur ini adalah supaya semakin banyak yang mengetahui dan paham tentang pajak.

Selain itu untuk di Jateng sendiri tidak hanya di Semarang saja, tapi semua wilayah yang ada kantor pajak melangsungkan agenda tersebut.

"Peserta yang hadir ternyata tidak hanya dari Semarang saja, tapi ada juga yang dari luar seperti Jakarta salah satunya. Peserta kurang lebih ada sekitar 650, terdiri dari mahasiswa area Semarang dan sekitarnya," papar Irawan.

Wakil Rektor 1 Universitas Katolik Soegijapranata (Unika), Cecilia Titiek Murniati menuturkan kegiatan pajak bertutur ini sangat bagus dan relevan dengan Unika. Terutama terkait slogan yang digunakan yaitu "Pahlawan Masa Kini," relevan dengan moto Unika "Talenta untuk negara dan kemanusiaan."

"Harapan saya lebih kepada pembentukan karakter dari para mahasiswa, jadi tidak hanya pintar secara akademik saja tapi juga memiliki empati, dan rasa kemanusiaan yang tinggi," tutur Cecilia.

Bagi Cecilia, kegiatan seperti ini harus ditumbuhkan karena sebagai mahasiswa atau individu yang nantinya menjadi pemimpin, harus memiliki kesadaran untuk membayar pajak sedini mungkin.

"Saya rasa Semarang khususnya sudah semakin berbenah, dan saya mengapresiasi Pemerintah karena banyak pembangunan seperti perbaikan jalan, pembuatan jalan tol, dan lain-lain. Semua itu karena kita sadar membayar pajak dan seharusnya tidak perlu merasa rugi," pungkasnya.

http://jateng.tribunnews.com

Kategori: