Autodidak Meracik, Mahasiswa Unika Jadi Barista
Kamis, 1 November 2018 | 10:09 WIB

image

RIZKYZafarAli (25), mahasiswa Jurusan Akuntansi, Fakultas Bisnis dan Ekonomi, Unika Soegijapranata Semarang berhasil mengembangkan kemampuannya menjadi seorang barista.

Ali panggilan akrab pemuda kelahiran Karawang belajar meracik kopi secara autodidak. Alumnus SMA2 Semarang itu kini dipercaya menjadi barista di sebuah gerai di jaringan kedai kopi asal Amerika Serikat, Starbucks.

Warga Tembalang itu mulai mengenal kopi di sebuah kebun di lereng Gunung Kelir, Ambarawa pada 2015.

Ali lalu belajar jadi barista melalui membaca buku dan artikel di internet. ”Pertama kali mengenal biji kopi dimulai dari penanaman ditangan para petani, hingga akhirnya terhidang dalam secangkir kopi. Kecintaan pada
kopi membuat saya belajar, sampai jadi barista seperti sekarang,” jelas pekerja di gerai Starbuks di Semarang sejak Agustus 2016.

Ia memutuskan jadi barista saat mengikuti kuliah kerja nyata (KKN). Dari awal mendaftar sebagai pegawai paruh waktu, kini jadi full time barista. Pekerjaannya ini bisa menambah relasi semakin luas, serta pengetahuan kopi bertambah.

â–ºSuara Merdeka 1 Nopember 2018 hal. 28

Kategori: