Soegijazz 2018 Siap Kembali Digelar
Jumat, 19 Oktober 2018 | 9:13 WIB

WWS 18_10_2018 Soegijazz 2018 siap kembali digelar

Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, bersiap menggelar ajang pentas musik jazz bertajuk Soegijazz 2018. Bertempat di kampus Bendan Dhuwur Semarang, helatan yang digelar secara gratis pada 24 Oktober mendatang mulai pukul 16.00 WIB ini, akan menghadirkan bintang tamu utama Syaharani and Queen Fireworks.

"Nama Soegijazz juga merupakan serapan dari patron Unika Soegijapranata, yaitu MGR Soegijapranata dan genre musik jazz itu sendiri. Jazz menjadi genre pilihan dikarenakan pada aliran ini, terdapat nilai-nilai yang dirasa sesuai dengan karakteristik kampus kami, Unika Soegijapranata," papar Ketua Panitia Unika Soegijazz 2018, Christian Moniaga di kampus tersebut, Rabu (17/10).

Diterangkan, nilai-nilai tersebut antara lain kebebasan, idealisme, dan harmoni. "Nilai ini tercermin dalam karakteristik kampus, yang selalu memberikan kebebasan imajinasi bagi pendidikan mahasiswa. Idealisme yang terarah, dan semuanya saling tergabung dalam sebuah harmoni kehidupan kampus yang indah. Ini sama persis dengan lantunan musik jazz," terangnya.

Chrismon, panggilan akrabnya, menjelaskan event yang terselenggara dari tahun ke tahun mengalami peningkatan minat bagi para penonton. Hal ini dikarenakan Soegijazz, nilai sebagai event musik jazz di Kota Semarang yang benar-benar mempertahankan genre jazz sebagai identitas acara. "Pemilihan artis utama menjadi salah satu pertimbangan panitia, dalam mempertahankan keaslian musik jazz itu sendiri. Alasan utamanya juga, karena panitia ingin tetap pada genre track musik jazz yang sebenarnya, bukan lantunan genre musik lain yang diaransemen menjadi genre jazz," tambahnya.

Artis
Di tahun keempat penyelenggaraan ini, pihaknya akan menghadirkan artis utama Syaharani and Queen Fireworks, yang sudah dikenal sebagai penyanyi jazz sejak era 90-an. Sementara, sejumlah artis pendukung lain, diantaranya Edwin Putro & Friends, MLD Jazz Project Season 3, Jazz Ngisoringin GGS, serta Unika Band. Selain itu juga ada Soegiband, yang merupakan gabungan pemusik dari para dosen dan tenaga kependidikan Unika Soegijapranata.

"Pada helatan kali ini, kita mengambil tema Unity in Diversity atau persatuan dalam keberagaman (Bhinneka Tunggal Ika). Tema ini sengaja dipilih, untuk mendukung semangat persatuan di dalam keberagaman yang ada di sekitar kita. Sama seperti identitas para mahasiswa yang ada di Unika, dengan berbagai latar belakang agama, suku, dan ras namun tetap semangat menjaga persatuan untuk menjadi pribadi-pribadi yang unggul," tandasnya.

Pentas Soegijazz juga akan dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan pendukung. Diantaranya, festival stand makanan dan kuliner, stand games yang menarik, dan stand pameran kreatifitas mahasiswa. Selain itu, juga ada coaching clinic musik jazz dari komunitas Jazz Ngisoringin.

►Wawasan 18 Oktober 2018 hal. 10

Kategori: