Peringati Hari Pangan FTP Unika Kenalkan Komoditas Pangan Lokal
Rabu, 31 Oktober 2018 | 15:50 WIB

Cooking demo dari Maria Liem Yelli, alumnus FTP Unika selaku owner Love Cake Semarang, bertempat di selasar Thomas Aquinas, Selasa (30/10)

Untuk merayakan hari pangan sedunia, Senat Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Unika Soegijapranata mengadakan sebuah acara bertajuk “Introducing Local Food from Our Backyard” dengan mengangkat tema besar dari hari pangan sedunia oleh FAO dan WHO yaitu “Our actions are our future. #Zero hunger in 2030 is possible” yang diadakan pada hari Selasa (30/10) di Selasar Gedung Thomas Aquinas. Acara diisi dengan berbagai macam kegiatan seperti food expo, fun games, serta cooking demo dari Maria Liem Yelli, alumnus FTP Unika selaku owner Love Cake Semarang dengan memanfaatkan bahan makanan yang jarang digunakan di masyarakat.

Yang menarik dalam acara ini, pihak panitia menerima penukaran barang bekas seperti kertas, botol plastik, dan kardus minimal sebesar 1 kg dengan voucher pembelian pada food expo untuk porsi makanan besar untuk 20 penukar pertama. Sedangkan di sisi lain, panitia juga menggratiskan pembelian makan stand-stand di food expo saat memasuki jam makan siang.

Panitia peringatan hari pangan sedunia beserta Maria Liem Yelli, alumnus FTP Unika selaku owner Love Cake Semarang, di selasar Thomas Aquinas, Selasa (30/10)

“Dalam acara ini kami dari pihak panitia berupaya untuk mengangkat bahan-bahan lokal yang ada di sekitar kita namun pemanfaatannya masih kurang. Untuk itu dalam kegiatan cooking demo, kami menggunakan bahan ubi ungu yang jarang digunakan untuk membuat roti sisir,” terang Lidia Indah selaku ketua panitia.

Lebih menarik lagi, sebanyak 10 stand food expo yang ikut meramaikan acara ini tidak dipungut biaya oleh panitia akan tetapi, sebagai gantinya setiap stand wajib menyediakan 20 sampel produk gratis untuk disajikan pada pembeli berdasarkan jam-jam tertentu.

“Dari acara ini, kami dari pihak panitia ingin menyampaikan pesan utama bahwa sejatinya masih banyak komoditas pangan yang dihasilkan namun pemanfaatannya masih kurang,” ujar Christopher Hendra, salah satu panitia. (Cal)

Kategori: ,