Mengetahui Kebersihan Gigi Anak Melalui Aplikasi
Jumat, 26 Oktober 2018 | 14:42 WIB

WWS 24_10_2018 Mengetahui Kebersihan Gigi Anak Melalui Aplikasi
Kesadaran akan kebersihan gigi dan mulut pada anak, saat ini masih relatif rendah. Hal tersebut, salah satunya disebabkan masih minimnya pengetahuan tentang gigi dan mulut, termasuk penyakit yang bisa disebabkanya. Hal tersebut yang mendorong Unika Soegijapranata bersama stakeholder, memperkenalkan aplikasi ‘Adventure of Gigi’.

MELALUI aplikasi berbasis android, yang bisa diunduh secara gratis di Play Store ini, memadukan antara pengetahuan tentang seputar gigi dan mulut, yang dibungkus dalam permainan anak-anak. Harapannya, informasi tentang gigi bisa diterima dengan baik oleh anak.

"Game kesehatan edukasi gigi ini, memang sasarannya untuk anak-anak. Tujuan memberikan pengetahuan berbagai penyebab
penyakit gigi dan pencegahannya. Sebab kita masih melihat banyak informasi yang belum diketahui, termasuk oleh para orang tua," terang penggagas ide game edukasi gigi Drg Teguh Prasetyo Hery Purnomo Sp KGA, disela peluncuran di kampus Unika Bendan Dhuwur Semarang, Senin (22/10) malam.

Diterangkan, ada beragam level yang bisa dimaikan dalam permainan tersebut. Uniknya, level-level tersebut menggambarkan hal-hal yang ‘berbahaya’ bagi gigi. Misalnya candy land atau chocolate land. "Selain itu juga penggambaran kuman gigi, yang kita gambarkan dari bentuk aslinya. Selama ini banyak anak yang bertanya-t.anya, seperti apa sih ulat pada gigi, yang sebenar-nya adalah kuman," terangnya.

Pihaknya berharap, aplikasi tersebut dapat menjembatani para orang tua termasuk guru dalam memberikan edukasi mengenai gigi kepada anak. "Kita juga sudah bekerjasama dengan Pesatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Semarang, untuk ikut membantu mensosialisasikan aplikasi ini," tandas pemiilk klinik gigi di jalan Dr Cipto Semarang ini.

Pembuatannya
Sementara, Rektor Unika Prof Ridwan Sanjaya, yang juga pakar IT dalam pembuatannya game edukasi tersebut, menuturkan game tersebut berawal dari cerita dan keinginan yang disampaikan Drg Teguh. "Kemudian kita berusaha jembatani. Dalam aplikasi game ini semuanya berbentuk animasi ada berbagai macam tokoh kartun yang dibuat dari pihak Unika," jelasnya.

Diterangkan, game tersebut juga tidak menyebabkan anak kecanduan dan hanya sebatas pengenalan dan pengetahuan."Kita berharap game ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, kita juga tengah mempersiapkan game edukasi lainnya, yang mudah-mudahan tidak lama lagi bisa diluncurkan," tandasnya.

â–ºWawasan 24 Oktober 2018 hal. 9 

Kategori: