Unika Terima Sembilan Darmasiswa
Senin, 10 September 2018 | 11:50 WIB

image

Unika Soegijapranata menerima sembilan darmasiswa dari delapan negara, yakni Spanyol, Meksiko, Tunisia, Tajikistan, Arab Saudi, Bangladesh, Slovakia, dan Papua Nugini. Selama 10 bulan, terhitung sejak September 2018 hingga Mei 2019, mereka akan menjalani studi terkait kuliner asli Indonesia dan jamu tradisional.

Kehadiran mereka dalam orientasi darmasiswa itu diperkenalkan UPT Kantor Internasional Unika Soegijapranata yang mengadakan perkenalan universitas, sistem belajar, regulasi, dosen, serta mahasiswa.

‘’Selama 10 bulan, para darmasiswa ini akan dibekali bahasa Indonesia secara intensif dulu diawalnya. Setelah lancar berkomunikasi dan adaptasi, baru nantinya praktik ke lapangan dengan berkunjung ke kampung jajanan dan kunjungan ke penjual jamu gendong,’’ tandas Kepala UPT Kantor Internasional Unika Soegijapranata Stefani Amanda Harmani STP MSc. Acara perkenalan dihadiri Wakil Rektor IV Bidang Kerja sama dan Pengembangan Unika Soegijapranata, B Danang Setianto SH LL M MIL, beberapa tim pengajar, dan dosen.

Darmasiswa asal Meksiko, Cristina Rodriguez Sosa mengaku senang bisa datang ke Semarang. ‘’Terima kasih kepada Unika yang telah membantu kedatangan kami. Sangat senang tiba di Semarang, tadi melihat bangunan sangat berwarna, orang-orangnya juga sangat ramah dan murah hati,’’ jelasnya. Meksiko dan Indonesia dinilai ada kesamaannya, yakni sifat kekeluargaan masyarakatnya, beragamnya jenis jajanan, serta cuacanya. Cristina mengaku tertarik dengan kemanfaatan tanaman, sehingga program mempelajari jamu tradisional ini sangat menarik dan bermanfaat baginya.

Suara Merdeka 10 September 2018 hal. 24

Kategori: