Unika Gelar Bincang Relevansi Pendidikan Dokter
Senin, 24 September 2018 | 8:05 WIB

image

Guna mematangkan persiapan pembukaan pendidikan Fakultas Kedokteran di Unika Soegijapranata Semarang, Unika menggelar Seminar dan Bincang Nasional ‘Relevansi Pendidikan Dokter untuk Mendukung Penyebaran Dokter ke Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T)’ di kampus setempat, Rabu(19/09/2018).

Hadir sebagai pembicara utama Menristekdikti Prof H Mohammad Nasir PhD Ak serta sejumlah panelis di antaranya Perwakilan dari PB IDI ( Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia), Dinas Kesehatan Wilayah NTT, Gubernur Daerah NTT, Uskup Agung Kupang, KKI (Konsil Kedokteran Indonesia), AIPKI (Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, dan Pelaksana Tugas Bupati Sumba Barat Daya.

Dalam sambutan pembukaaan, Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr F Ridwan Sanjaya MS IEC  memaparkan keterlibatan Unika Soegijapranata sebagai perguruan tinggi di tengah masyarakat dan bangsa, utamanya dalam hal mendukung program pemerintah untuk penyebaran kesejahteraan ke berbagai daerah terutama Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

"Melalui motto Unika Soegijapranata "Talenta pro Patria et humanitate" atau bakat untuk tanah air dan kemanusiaan, Unika terus diingatkan untuk menyadari peran serta perguruan tinggi tidak boleh hanya berhenti sampai di lingkungan kampus saja."

Hal lain, ujar Rektor, Unika juga terlibat dalam upaya mendukung program pemerintah untuk penyebaran kesejahteraan ke berbagai daerah terutama Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

http://krjogja.com

Kategori: