Persiapkan Karir Sebelum Lulus
Rabu, 26 September 2018 | 17:45 WIB

Unika Soegijpranata melalui UPT Soegijapranata Student Career Center (SSCC) bekerjasama dengan Bank Perkreditan Rakyat Jawa Tengah (BPR Jateng) menyelenggarakan seminar bertema “Rancang Karir Bersama Bank Jateng” pada hari Rabu (26/9) bertempat di Ruang Theater Gedung Thomas Aquinas, Unika.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unika, Dr. V. Kristina Ananingsih, ST., M.Sc dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaran acara tersebut merupakan satu rangkaian kegiatan mahasiswa yang tak dapat dipisahkan.

“Acara pada hari ini merupakan rangkaian sejak awal hingga akhir menjelang lulus. Pada tahun pertama mahasiswa mendapat pengembangan karakter yang sering disebut dengan Arising the Grateful Winner (ATGW), lalu di antara tahun pertama dan tahun kedua mahasiswa mendapat berbagai kegiatan seperti kemah bakti masyarakat pada tingkat fakultas, latihan kepemimpinan, pendidikan wajib kebangsaan, serta kegiatan wajib lainnya dari masing masing fakultas. Kemudian terakhir ketika memasuki tahun ketiga mahasiswa mendapatkan pelatihan kerja seperti contoh pelatihan kerja hari ini yang diadakan oleh BPR Jateng,” ujar Dr. Kristina di hadapan sekitar 80 orang mahasiswa dan alumni yang hadir dalam seminar tersebut.

Lebih lanjut Dr. Kristina menyebut bahwa seminar oleh BPR Jateng tersebut sangat bermanfaat bagi mahasiswa menjelang kelulusan.

“Nah ketika mahasiswa sudah memasuki tahun ketiga, inilah saatnya mahasiswa merenung bahwa mahasiswa mengalami metamorfosa yaitu proses belajar sampai akhirnya mahasiswa lulus dan harus bekerja. Nah sebelum para mahasiswa lulus, karir harus dipersiapkan sejak sekarang, nah ini materinya dari BPR Jateng sangat bermanfaat bagi mahasiswa agar para mahasiswa mantap dan siap dalam bekerja,” sambungnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPR Jateng, Budiman Wijaya menyampaikan tujuan penting terselenggaranya acara tersebut.

“Kalau kita lihat saat ini kan persaingan dunia kerja sekarang makin ketat, maka kita melihat bahwa mahasiswa ini perlu memiliki nilai lebih unggul daripada mahasiswa lainnya. Nilai lebih unggul itu ketika mereka lulus mereka mendapatkan ijazah plus sudah memiliki karier sebelum lulus. Mahasiswa itu kan dikatakan masih banyak waktu luangnya, daripada waktu mereka dipergunakan untuk hal-hal yang kurang produktif lebih baik mempersiapkan masa depannya sejak kuliah,” ujar Budiman dalam wawancara di sela-sela acara seminar tersebut.

Acara seminar ini menghadirkan pembicara utama yakni Management and Training Consultant BPR Jateng, Irza Martini Adinoto. Irza mengungkapkan bahwa terdapat dua poin utama yang dibahas dalam kesempatan seminar yakni pertama: “Bagaimana mindset seseorang untuk merancang hal yang terpenting dalam hidup” dan yang kedua mengenai “Business Development Program”.

Pada poin pertama pembahasan lebih mengacu pada karier yang kelak dimiliki oleh seseorang setelah lulus kuliah. Irza dalam kesempatan tersebut mengajak para peserta agar terlebih dahulu memiliki gambaran tentang hasil akhir jabatan karir yang diinginkan. Kemudian setelah mengetahui gambaran tersebut, seseorang harus memulai usahanya  langkah demi langkah demi mencapai jabatan karier yang diinginkan.

“Seperti tadi dikatakan oleh pak Budiman bahwa saat kuliah bisa sambil mempersiapkan masa depannya. Persiapannya bukan saat ketika mahasiswa lulus melainkan saat mahasiswa masih kuliah. Hal ini sebagai rancangan hidup lebih baik. Jadi kita ingin mengajak mahasiswa Unika selangkah lebih maju daripada mahasiswa lainnya,” ucap Irza.

Selanjutnya poin kedua pembahasan BPR Jateng melalui program tersebut berusaha memberikan kontribusi dalam pembangunan ekonomi Indonesia melalui Revolusi Mental generasi muda Indonesia. Inti dari poin tersebut berusaha memberikan pemahaman kepada peserta seminar yang hadir bahwa dalam dunia kerja tidak bisa instant mendapatkan jabatan tertinggi melainkan perlu merintis dari jenjang bawah.

“Orang berkarier itu kan dari bawah hingga ke atas. Nah di BPR Jateng pun menyediakan jabatan dari bawah hingga pucuk pimpinan. Namun orang berkarier itu kan tidak langsung melamar untuk menjadi pucuk pimpinan, seseorang harus memiliki pengalaman dan keterampilan sebelumnya dari tingkat bawah. Nah ketika seseorang telah memiliki pengalaman-pengalaman tersebut, barulah jenjang kariernya selalu naik dan tidak menutup kemungkinan pada akhirnya mereka bisa menjadi pemimpin cabang BPR Jateng. Ketika menjadi pemimpin cabang tentunya mereka membutuhkan anggota,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula dua orang Alumni Unika yakni Agnes Dwi Warani lulusan Fakultas Teknologi Pertanian 2014 dan Anastasia Anita Carolina Hadi lulusan Ilmu Hukum Fakultas Hukum dan Komunikasi 2018. Kehadiran mereka memberikan testimoni selama bekerja di BPR Jateng dan diharapkan bisa memberikan support semangat kepada peserta seminar. (Holy)

Kategori: ,