Lulusan Unika Jangan Hanya jadi Penonton
Selasa, 18 September 2018 | 11:26 WIB

WWS 17_09_2018 Lulusan Unika Jangan Hanya jadi PenontonPara lulusan perguruan tinggi, apabila tak siap menghadapi the new normal yang sedang mencari bentuk baru, atau tidak dibekali dengan sesuatu yang berharga pada saat lulus nanti, mereka hanya akan jadi penonton.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unika Soegijapranata, Prof Dr Ridwan Sanjaya, di hadapan 439 wisudawan dalam wisuda periode II tahun 2018, di kampus Unika Bendhan Dhuwur, Sabtu (15/9) lalu.

"Istilah The New Normal, dicetuskan pertama kali oleh Paul Dover di Philadelphia City Paper. Pada saat itu, dunia bisnis sedang mencari titik normal baru setelah krisis ekonomi. Demikian juga kita," paparnya.

Menurutnya, menghadapi hal yang sama, semua sedang berubah. dulu bisa dilakukan secara manual, sekarang ini sudah otomatisasi, sehingga banyak orang yang mungkin terganggu pekerjaannya," tambahnya.

Ditandaskan, pekerjaan yang akan datang bukan hanya semata-mata soal kemampuan praktis, tetapi juga bisa beradaptasi kebutuhan zaman.

"Memang kemampuan praktis itu penting, tetapi tidak semata-mata soal teknis atau menguasai teknologi informasi saja. Bahkan ada pandangan yang menurut saya itu menyesatkan, kalau yang akan datang itu Iebih dibutuhkan kemampuan prakteknya saja. Padahal yang penting justru termasuk softskill-nya," tandasnya.

Prof Ridwan berharap, masyarakat tidak terpaku hanya pada teknologi informasi. Namun, bagaimana menyikapi hal yang baru, melalui kombinasi teknologi informasi, kemampuan analisa, serta kemauan mereka dalam beradaptasi.

â–ºWawasan 17 September 2018, hal. 11

Kategori: