Kompas Hadir di Unika
Sabtu, 22 September 2018 | 16:01 WIB

Untuk mempersiapkan bibit muda menghadapi dunia revolusi industri 4.0, Kompas Gramedia mengadakan kunjungan dan seminar di beberapa kampus di Pulau Jawa, salah satunya adalah Unika Soegijapranata. Dalam seminar tersebut, Kompas Gramedia mengadakan seminar bertajuk Kompas Saba Kampus dengan mengambil tema “Peran Generasi Milenial terhadap Industri Media yang Kekinian”. Seminar diadakan pada Kamis (20/9) bertempat di Ruang Teater Gedung Thomas Aquinas Unika Soegijapranata.

Dalam seminar, dihadirkan 3 orang pembicara yang membawakan 3 materi yang berbeda yaitu Adi Prinantyo sebagai Deputy Managing Editor yang membawakan materi Tantangan Industri Media dalam Mempertahankan Kredibilitas di Revolusi Industri 4.0; Ayu Kartika selaku HRD Manager yang membawakan materi Organisasi dalam Tantangan Perubahan Revolusi Industri 4.0; dan Sumpono Banuardi yang menjabat sebagai Digital Technology Manager, membawakan materi Peran Teknologi Informasi dalam Perkembangan Industri Global dan Pengaruhnya terhadap Media.

Tantangan Organisasi

Dalam materi yang disampaikannya, Ayu menitikberatkan pada jarak yang cukup besar antara kebutuhan di dunia industri dengan kesiapan para pelamar kerja. Namun, tidak hanya itu, ia juga menegaskan bahwa seiring berjalannya waktu, tantangan tidak hanya datang dari kompetensi yang dimiliki sang pelamar kerja namun juga dari kemajuan teknologi seperti misalnya artificial intelligence (Kecerdasan buatan).

“Tantangan yang datang dari kemajuan teknologi lebih kepada sifatnya yang padat modal dikarenakan kemajuan teknologi secara perlahan mulai menggantikan posisi manusia untuk melakukan pekerjaan tersebut. Tantangan sebuah organisasi untuk bekerja dalam lembaga juga terkait tentang kelincahan dimana sebelumnya masih dapat diterapkan cara kerja organisasi yang bersifat hierarkis sedangkan saat ini, pada revolusi industri 4.0 yang membutuhkan kecepatan dan fleksibilitas, organisasi hierarkis sangat tidak luwes menjalankan perannya. Menurut saya, sifat organisasi yang tepat untuk melayani kemajuan di waktu yang akan datang adalah yang bersifat cepat berubah dan luwes ” jelas Ayu.

Dalam pemaparannya, cara kerja organisasi yang luwes telah dipaparkan oleh Mc. Kinsey ( lembaga konsultan marketing Amerika Serikat) di tahun 2008, dimana kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja banyak mengalami perubahan. Ayu pun mencontohkan, untuk jenis kompetensi project management dahulunya oleh Mc. Kinsey digolongkan dalam kompetensi yang penting namun tidak mendesak sedangkan di waktu ini, menjadi kompetensi yang penting dan mendesak. Ia pun menjelaskan terkait kompetensi project management sangat relevan dengan cara kerja organisasi yang luwes dimana dari seluruh fungsi yang ada bertemu dalam satu tujuan bersama yang didorong oleh adanya project bersama. Sehingga tidak ada sekat-sekat untuk membatasi diri antar fungsi karena sebuah pekerjaan adalah pekerjaan bersama.

Jurnalisme Berkualitas

Di sisi lain, Adi Pinantyo sebagai narasumber lainnya melihat penetrasi internet yang cukup masif di kalangan millenial dan mempengaruhi jumlah konsumsi berita internet yang semakin meluas.

“Jika dilihat dari meluasnya masyarakat yang semakin melek berita di internet, seringkali tidak diimbangi dengan ketidakselektifan dalam memilah berita yang muncul. Hal inilah yang menimbulkan peluang baru bagi berita hoax yang beredar dan akibatnya publik langsung menganggap berita hoax sebagai sebuah kebenaran. Saya cukup menyayangkan terkait fenomena ini, untuk itu kami dari Kompas Media mengunjungi beberapa kampus untuk menegaskan bahwa jurnalisme berkualitas tetap penting meskipun adanya tuntutan untuk mengikuti gerak revolusi industri saat ini yang menuntut adanya kecepatan” tegas Adi Prinantyo. (cal)

Kategori: ,