Belajar Investasi Selama Kuliah
Jumat, 14 September 2018 | 15:05 WIB

Lulus dengan IPK 3,77 membuat Novita Permatasari peraih predikat sebagai wisudawan terbaik Prodi Akuntansi cukup terheran-heran. Dara kelahiran Grobogan, 2 November 1996 atau sering disapa Novita ini dalam penuturannya mengungkapkan bahwa dia sempat kebingungan setelah lulus SMA, Novita yang merupakan alumnus SMA Negeri 1 Purwodadi dan mempelajari Ilmu Pengetahuan Alam ini, memiliki kecintaan pada mata pelajaran Biologi. Namun setelah lulus SMA, ia memiliki cita-cita tersendiri untuk menjadi pebisnis dan inilah yang memotivasinya untuk memilih Progdi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

“Saya sendiri juga bukan tipe orang yang rajin, sehingga saya cukup kaget ketika dinyatakan sebagai wisudawan terbaik. Mungkin saja, ini hasil saya rajin mencatat di kelas, meskipun di kelas saya juga bukan tipe orang yang rajin bertanya pada dosen,”  jelas Novita.

Selain kuliah, Novita juga pernah menjabat sebagai pengurus UKM KSI (Kelompok Studi Investasi) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unika Soegijapranata sebagai Event Department selama satu semester. Menurut Novita, ia tidak sia-sia bergabung dengan KSI karena setelah bergabung, ia merasakan keseruan berdinamika bersama dengan KSI. Apalagi UKM KSI saat itu tergolong baru dan mulai berkembang sejak ia menjabat sehingga ia juga merasakan jerih payahnya saat merintis KSI.

Dalam merintis KSI, Novita juga merasakan suka duka dalam berdinamika bersama teman-teman dari seluruh progdi yang ada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Selain itu, bergabung dengan KSI juga memenuhi tujuan Novita untuk masuk di FEB Unika karena dapat memberikan pengetahuan lebih tentang dunia investasi yang menjadi bekal dalam berbisnis.

Novita yang terpilih sebagai wisudawan terbaik Prodi Akuntansi menyampaikan pesannya bahwa Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi tidaklah menjamin kesuksesan, jika tidak diimbangi dengan kemampuan softkill yang mumpuni. Maka setidaknya antara softskill dan hardskill harus imbang. (cal)

Kategori: ,