Tendik Unika Kembali Terpilih Ikuti Leadership Training di Manila
Kamis, 2 Agustus 2018 | 16:23 WIB

Terpilihnya salah satu Tenaga Kependidikan (Tendik) Alvonsus Ponco Hadi Heru Cahyono, S.KOM., M.M sebagai salah satu peserta yang berhak mengikuti Leadership Training Program for Administrators and Academic Officials: Executive Leadership Essentials yang akan diselenggarakan di University of Santo Tomas, Manila – Philippines, merupakan kebanggaan tersendiri bagi sivitas akademika Unika Soegijapranata.

Alvonsus yang kesehariannya menjabat sebagai Kepala Biro Administrasi Akademik Unika Soegijapranata ini akan mengikuti training yang diselenggarakan oleh ASEACCU (Association of Southeast and East Asia Catholic Colleges and Universities) bekerja sama dengan Professional Development Centre, British Council mulai tanggal 6 -10 Agustus 2018.

Dalam penjelasannya ketika dihubungi, Alvonsus menerangkan bahwa kegiatan yang akan dia ikuti berawal dari informasi Prof. Ridwan Sanjaya selaku Rektor Unika, bahwa akan ada leadership training yang diselenggarakan oleh ASEACCU dengan bertempat di University of Santo Tomas, Manila.

“Informasi dari Prof. Ridwan saya tindak lanjuti dengan mengirim formulir aplikasi ke panitia pada tanggal 12 Juni 2018. Sesudah itu cukup lama menunggu, baru tanggal 30 juni mendapatkan kabar dari panitia bahwa saya terpilih menjadi salah satu peserta leadership training. Mengenai penyeleksiannya, mekanismenya dan siapa saja yang terpilih, merupakan kewenangan panitia sehingga saya tidak mengetahuinya. Yang jelas saya dapat kabar bahwa saya terpilih menjadi salah satu peserta leadership training itu di Manila,” ungkap Alvon.

Baca juga: Tendik Unika Terpilih Short Term Training di Hongkong

Saat ditanya jumlah peserta dari Indonesia yang terpilih dalam leadership training ASEACCU ini, Alvon memastikan bahwa ada tiga peserta lain yang berasal dari perguruan tinggi di Indonesia. “Yang jelas sepengetahuan saya ada tiga peserta lain yang berasal dari Indonesia dan terpilih dalam leadership training ini. Dan saya anggap ini adalah kesempatan dan peluang untuk pengembangan diri saya, karena jika melihat materinya tampaknya yang akan disampaikan dalam leadership training ini meliputi empat hal. Yang pertama adalah dapat mengetahui kemampuan dasar dari seorang pemimpin yang efektif; yang kedua, mampu meningkatkan keterlibatan karyawan dalam tim mereka; yang ketiga yaitu kemampuan memimpin dengan kredibilitas dan keyakinan, seiring perubahan waktu; dan yang keempat yakni memperkuat kemampuan pemimpin untuk terhubung dengan orang lain dan menjalin hubungan,” terangnya.

“Jika menurut saya leadership training ini kan dasar-dasar kepemimpinan jadi di sini akan memberi motivasi bagi saya untuk bisa mengetahui dan mengevaluasi, minimal saya sendiri, apakah selama ini saya dalam hal memimpin di tingkat middle itu sudah sesuai koridor yang benar atau tidak, kemudian kalau sudah sesuai berarti kan saya harus meningkatkan lagi. Tetapi kalau seandainya belum sesuai ya tentunya kita akan menanamkan nilai-nilai kepemimpinan yang sesuai dengan jiwa kekatolikan,” ucap Alvon.

Selanjutnya Alvon juga menambahkan,“Berdasarkan panduan yang ada, menurut saya ada beberapa materi yang menarik dalam hal kepemimpinan saat pelatihan di sana nantinya yakni mulai dari Catholic Leadership, The Role of Leader, Creating Trust, Delivering Through Others, Motivating Your Team, Facilitating Change, Culture and Leadership Style, Effective Leadership Across Cultures, Dealing with Challenging Situations, Case Study dan Learning Journey Progress,” tutupnya. (fas)

Kategori: ,