Deteksi Kecelakaan dengan Aplikasi Find Me
Senin, 6 Agustus 2018 | 14:57 WIB

SM/Fista Novianti : TUNJUKKAN APLIKASI: Mahasiswa Unika Soegijapranata menunjukkan aplikasi ”Find Me” pendeteksi kecelakaan lalu lintas di Kampus Unika Soegijapranata, kemarin. (42)

Kecanggihan teknologi komunikasi dan informasi saat ini, dapat pula digunakan dalam menyelamatkan korban kecelakaan lalu lintas. Itu pula yang dilakukan tiga mahasiswa Unika Soegijapranata, dengan membuat aplikasi Find Me.

ADALAH tiga mahasiswa Unika Soegijapranata, yaitu Ignatius Wisnu Adi Nugroho, Mardika Tri Wicaksono dari jurusan Teknik Elektro, Agustinus Bayu Panji Utomo dari jurusan Akuntansi yang telah melahirkan aplikasi Find Me.

Mereka didampingi Dosen Pembimbing Florentinus Budi Setiawan. Ignatius Wisnu menuturkan, aplikasi Find Me merupakan gabungan dari alat GPS Tracker, yang sudah beredar di pasaran, dengan sensor airbag yang terdapat pada kendaraan beroda empat.

’’Sistem kerja alat ini yaitu ketika terjadi benturan atau kecelakaan, nantinya sensor airbag akan memberikan sinyal yang memfungsikan GPS Tracker, sekaligus pesan singkat berupa tulisan ‘Help Me’, disertai dengan koordinat lokasi kejadian kecelakaan, kepada nomor admin yang sudah ditetapkan,’’ ujarnya.

Setelah admin mendapatkan informasi, aplikasi ini memohon pertolongan disertai koordinat lokasi kejadian. Diharapkan pertolongan korban kecelakaan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Selain itu alat ini juga diharapkan dapat menekan jumlah korban jiwa akibat dari kecelakaan yang terjadi. Dosen Pembimbing Florentinus menambahkan, selama ini mobilitas manusia sehari-hari tidak lepas dengan bantuan alat transportasi, baik transportasi darat, transportasi udara, dan transportasi air.

Kebanyakan mobilitas manusia masih didominasi penggunaan alat transportasi pribadi berupa sepeda motor dan mobil. Hal ini ditandai dengan terus meningkatnya volume kendaraan bermotor setiap tahunnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2016 jumlah sepeda motor yang ada di Indonesia sebanyak 105,2 juta unit, dan untuk kendaraan angkutan beroda empat sebanyak 14.6 juta unit. Hal ini menandakan bahwa ketergantungan masyarakat akan angkutan darat masih cukup tinggi. Namun sayangnya, kenaikan jumlah kendaraan bermotor yang ada saat ini belum ditunjang dengan peningkatan sistem penanganan kecelakaan yang memadai. Lokasi kecelakaan yang kadang sulit dijangkau, membuat masyarakat dan pihak berwajib terlambat mengetahui serta memberikan pertolongan. Padahal keterlambatan pemberian pertolongan pada korban kecelakaan, dapat berakibat fatal. ’’Menyikapi beberapa masalah tersebut, aplikasi Find Me berfugsi sebagai alat pendeteksi apabila sedang terjadi kecelakaan. Sehingga segera dilakukan pertolongan,’’terangnya.

Suara Merdeka 4 Agustus 2018 hal. 17 –20, https://www.suaramerdeka.com

Kategori: ,