Unika Soegijapranata Kirim Mahasiswa Peduli Mentawai
Kamis, 5 Juli 2018 | 7:46 WIB

Unika Soegijapranata Kirim Mahasiswa Peduli Mentawai

Unika Soegijapranata melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) melepas lima orang mahasiswa dan satu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata Aptik Peduli Mentawai (APM). Mereka akan bergabung dengan enam perguruan tinggi yang tergabung dalam Asosiasi Pergutuan Tinggi Katolik (APTIK) Indonesia yakni Unika Atma Jaya Jakarta, Universitas Katolik Parahyangan (Bandung), Universitas Katolik Soegijapranata (Semarang), Universitas Katolik Widya Mandala (Surabaya), Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Sanata Dharma (Yogyakarta), Universitas Santo Thomas (Medan),dan  Unika Musi Charitas (Pelembang).

”Kegiatan KKN diadakan oleh APTIK dalam rangka membantu memulihkan kondisi warga Mentawai pasca tragedi Tsunami yang menimpa warga beberapa tahun silam. KKN Aptik Peduli Mentawai tahun ini sudah memasuki periode tiga kali penerjunan,” kata Kepala LPPM Unika Soegijapranata Dr Berta Bekti Retnawati MSi, Rabu (4/7).

Ia mengatakan, KKN APTIK Mentawai adalah salah satu bentuk kepedulian perguruan tinggi untuk ikut bersama-sama dengan berbagai pihak membantu memberdayakan masyarakat dengan mengembangkan potensi-potensi daerah untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan. ”Harapannya agar mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang sudah didapat dan mahasiswa juga dapat belajar dari kehidupan masyarakat sebagai bekal bila nanti sudah menyelesaikan studinya dan hidup bersama masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, mahasiswa terpilih program KKN ini akan mendapat mengalaman hidup luar biasa dengan menghayati dan mengimplementasikan nilai dan semboyan Unika Soegijapranata. Yakni Talenta Pro Patria et Humanitate (Talenta terbaik dipersembahkan untuk bangsa dan kemanusiaan).  

Ketua Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M), Rudy Elyadi memberikan informasi tambahan, bahwa KKN bersama ini merupakan kelanjutan dari KKN sebelumya yang sudah dimulai pada APM 1 pada bulan Juli 2017, APM 2 pada bulan Desember 2017. Program kerja APM 3 merupakan kelanjutan dari program kerja sebelumnya, yang difokuskan pada Pengembangan Rumah Belajar sebagai tempat untuk masyarakat belajar berbagai hal atau pengetahuan. Program penguatan ekonomi yang berkaitan dengan pemanfaatan sumberdaya yang ada di masyarakat dan lingkungan untuk dikembangkan yang pada akhirnya dapat memberikan nilai tambah dan dikelola oleh masyarakat.

Kemudian Program Penataan Sanitasi Lingkungan untuk air bersih dan pemanfaatan air sungai untuk pembangkit listrik. Mahasiswa yang terlibat dalam KKN APM 3 ini adalah mahasiswa pilihan dari sejumlah mahasiswa yang sangat berminat dalam program ini.

Untuk mendukung progam tersebut Unika mengirimkan mahasiswa dari Teknil Elektro, Teknologi Pangan, Arsitektur, Psikologi dan Ekonomi serta dosen pembimbingan lapangan dari Teknik Sipil. 

”Minat mahasiswa untuk ikut KKN APM 3 sangat tinggi karena mempertimbangkan banyak hal, panitia memberikan quota hanya dipilih lima mahasiswa. Mahasiswa yang dikirim sudah melalui seleksi yang ketat dan mempertimbangkan program kerja APM-3 yakni kemampuan dalam berkomunikasi, berpikiran terbuka, memiliki semangat pengabdian pada masyarakat,” jelasnya.

Pelaksanaan KKN ini dimulai pada tanggal 2 Juli 2018 sampai dengan 5 Agustus 2018.

SM 06_07_2018 Unika Kirim Mahasiswa Peduli Mentawai

https://www.suaramerdeka.com, Suara Merdeka 6 Juli 2018 hal. 24

Kategori: ,