Studi Kebangsaan Untuk Perkokoh Persatuan
Kamis, 12 Juli 2018 | 8:21 WIB

The Soegijapranata Institute (TSI) sebagai salah satu pusat kajian dalam lingkup Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata pada Sabtu lalu (7/7) bertempat  di ruang Seminar LPPM, telah menyelenggarakan Studi Kebangsaan dengan tema “Perjumpaan Agama Dalam Turbulensi Politik”.

Hadir sebagai narasumber dalam acara ini adalah Romo Dr. Greg Sutomo, SJ yang merupakan dosen Ateneo De Manila Philipina serta merupakan alumni dari S-3 UIN  Syarif Hidayatullah dengan bimbingan oleh Prof. Azyumardi Azra MA CBE.

Dalam sambutan pembukaannya Ketua TSI Unika  Thomas Budi Santoso, Ed.D, mencoba mengungkapkan hal tema dalam studi kebangsaan yang digelar pada akhir periode akademik 2017-2018.

“Acara studi kebangsaan yang kami adakan pada hari ini sebetulnya sudah cukup lama kami persiapkan, terlebih dengan hadirnya Romo Greg Sutomo yang memang kami harap dapat memberikan wawasannya kepada kita semua tentang tema yang kita ambil. Hal lain juga karena Romo Greg dalam satu tahun ini telah melakukan riset di bidang sejarah hubungan antara Kristen dengan Islam, yang tentu saja apa yang akan beliau sampaikan akan semakin memperkaya pengetahuan dan wawasan kita terkait kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara serta memperkokoh persatuan,” jelasnya.

Abad Yang Mencerahkan

Dalam paparannya, Romo Greg mengatakan bahwa pada dasarnya pertemuan Kristen dan Islam sudah berlangsung sejak abad ke VII hingga hari ini. Dan antara teologi dan politik selalu ada interaksi, dimana dalam kondisi tertentu kadang teologi ditentukan oleh peristiwa politik yang ada pada masanya, yang sebenarnya pada setiap masa tersebut juga selalu berubah.

“Teologi adalah reaksi atas peristiwa politik dalam arti yang lebih umum seperti kesejahteraan, sosial, ekonomi dan kultural atau mentalitas pada jamannya bahkan teknologi barangkali,” terang Romo Greg.

“Dan hendaknya kita belajar dari pertemuan Kristen dengan Islam di abad VIII dan IX di Persia, terus kemudian di sekitar abad XII di Spanyol Selatan yang merupakan abad-abad yang mencerahkan di kedua belah pihak,” tambah Romo. (fas)

Kategori: ,