Picaso 2018 : The Biopsychosocial Perspective on Healthy Lifestyle
Jumat, 13 Juli 2018 | 17:19 WIB

Kesehatan seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi biologisnya saja, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi psikologis dan sosialnya. Ketiga aspek tersebut akan saling berinteraksi untuk mewujudkan perilaku hidup sehat yang dijalani individu.

Mengambil tema “The Biopsychosocial Perspective on Healthy Lifestyle”, Bidang I Penalaran Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata mempersembahkan Picaso 2018 yang terdiri lomba debat dan lomba cerdas cermat (LCC) antar Fakultas Psikologi se-pulau Jawa yang diikuti oleh perwakilan dari 19 universitas.

Acara yang dilaksanakan selama tiga hari (5/7 – 7/7) dan bertempat di Ruang Theater Gedung Thomas Aquinas ini, selain mengadakan lomba akademik, juga mengadakan seminar bersama Tika Bisono dengan tema “Dari Body Turun ke Hati” yang membahas tentang bagaimana kita seharusnya memiliki body image yang positif sehingga dapat menemukan pasangan yang merupakan cerminan diri kita.

“Konsep acara secara keseluruhan, memang dari awal bikin LCC dan debat. Kalo dua tahun lalu, diadakan lomba debat antar universitas dan LCC tingkat SMA. Kita pengen nya tahun ini LCC nya tingkat mahasiswa. Kalo misalnya yang seminar, udah tiap tahun selalu disiplin seminar dan dikaitkan sama materi debat. Kita juga selalu adakan City tour di tiga tahun ini, karena peserta nya banyak yang dari luar Semarang. Kita menyediakan untuk memperkenalkan kota Semarang ke mereka. Kami mencoba menggabungkan visi-misi Fakultas Psikologi yang baru yaitu biopsikososial serta keunggulan S1 Psikologi Unika yaitu Psikologi Kesehatan dalam tema lomba kali ini. Kami sengaja mengambil tema yang cukup luas agar dapat mewadahi lomba debat dan lomba cerdas cermat dengan baik,” jelas Paskalia Anggita Rinastiti atau yang akrab disapa Asti selaku wakil ketua Picaso 2018.

Adapun 19 universitas yang mengirimkan tim-tim terbaiknya untuk mengikuti perlombaan Picaso 2018 ini yaitu Universitas Bunda Mulia Jakarta, Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Krida Wacana Jakarta, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Prof.Dr Hamka Jakarta, Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Universitas Diponegoro Semarang, Unika Soegijapranata Semarang, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Sebelas Maret, Universitas Negeri Semarang, Universitas Semarang, Universitas Widya Mandala Surabaya, Universitas Airlangga Surabaya, Universitas Aki Semarang. Universitas tersebut megirimkan tim debat, tim LCC (Lomba Cerdas Cermat), atau ada yang mengirimkan keduanya atau hanya salah satu tim saja.

Total peserta yang bertanding dalam Picaso 2018 ini ada sebanyak 20 tim debat dan 19 tim LCC. Tim LCC bertanding dalam 3 babak penyisihan sedangkan tim debat bertanding dalam 3 babak penyisihan dan 1 babak penyisihan setelah diperoleh 10 tim terbaik. Pertandingan antar tim ini dilangsungkan pada 6 Juli di Auditorium Gedung Albertus untuk LCC dan Gedung Antonius untuk debat.

Ada Suka Duka

“Kendala yang paling besar itu soal menggabungkan LCC sama debat. Karena tidak seperti dua tahun yang lalu, kita mengadakan dua lomba tersebut di waktu yang bersamaan. Konsep tahun ini adalah konsep yang baru sehingga ada beberapa hal yang baru terpikirkan di waktu-waktu menjelang play. Dana tidak terlalu menjadi kendala yang besar karena kita sudah mengejar dana jauh-jauh hari dan bisa ditutupi dari pendaftaran peserta. Sebagai wakil ketua bersama mba Martha sebagai ketua, mengontrol 76 orang entah itu sewaktu rapat atau play acara, tidaklah mudah. Banyak suka dukanya dalam dinamika kepanitiaan ini. Apalagi menjelang play terasa banyak yang belum siap dan berbagai hal lainnya, mungkin masih ada divisi yang kurang inisiatif untuk saling membantu dan komunikasi yang belum lancar. Paling kendala-kendala teknis seperti itu,” ujar Asti.

Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga berhasil meraih juara pertama pada lomba Debat Picaso 2018 serta 1st best team based on margin point. Sedangkan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta menempati juara kedua dan ketiga pada lomba Debat Picaso 2018. Sedangkan dua tim debat Universitas Widya Mandala Surabaya berhasil meraih 2nd dan 3rd best team based on margin point.

Universitas Gajah Mada Yogyakarta berhasil meraih juara pertama dan ketiga pada lomba cerdas cermat Picaso 2018 dan Universitas Ciputra Surabaya keluar sebagai juara kedua pada lomba cerdas cermat Picaso 2018. Selain juara satu sampai tiga serta best team, Picaso 2018 juga memberikan penghargaan kepada Gabriella J.T Wawuntu dari Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga sebagai best debater  Picaso 2018. (SF)

Kategori: ,