Incipilah Pendidikan Kesehatan di Luar Negeri
Senin, 30 Juli 2018 | 11:34 WIB

image

■ Seminar Magister Hukum Kesehatan Unika 
"Incipilah pendidikan dan pengalaman di luar negeri. Bandingkan dengan yang kita miliki. Contoh yang baik-baik saja," ungkap dekan Fakultas Hukum Dr Marcela Elwina Simandjuntak SH CN MHum dalam seminar bertema "Kebajikan Kesehatan dari Megeri  Penuh Taifun" di Ruang Teater Gedung Thomas Aquinas Unika Socgijapranata, Jumat (27/7).

Marcela perlu mengungkapkan hal itu agar para mahasiswa angkatan ke-26 Prodi Magister Hukum Kesehatan Fakultas Hukum dan Komunikasi yang melakukan kuliah kerja lapangan (KKL) di Manila tak sekedar jalan-jalan.

Hasilnya tentu tak sekadar jalan-jalan. Dibimbing oleh para dosen Drs H Hermawan Pancasiwi MSi, Marcela Elwina Simandjuntak, Ignatius Hartyo Purwanto SH MH, dan Dr Endang Wahyati SH MH (PjS) Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum, mereka membeberkan hasil KKL itu dalam empat makalah. Keempat makalah itu terdiri atas "Sistem Pembelajaran dan Peraturan ijin Praktik bagi Tenaga Kesehatan di Filipina dan Indonesia". "Perbandingan Medicolegal tentang Aborsi di Indonesia dan Filipina", dan "Implementasi Kebijakan Keselamatan Pasien di Filipina dan Indonesia", dan "Perbandingan Jaminan Kesehatan Sosial di Filipina dan Indonesia".

Inti dari KKL itu cukup menarik. Pertama, kedua negara memiliki organisasi yang mengawasi keselamatan pasien di runah sakit. Kedua, Iarangan terhadap aborsi di kedua negara dipahami sebagai hal mulia Ketiga, di Filipina limit waktu yang diberikan kepada tenaga kesehatan untuk izin praktik tiga tahun, sedangkan di Indonesia lima tahun. Ke-empat, jaminan kesehatan di Indonesia dan Filipina sedang jadi prioritas pahatian.

"Pelajaran terbaik untuk KKL kali ini adalah para mahasiswa dalam waktu yang sempit mampu melakukan komparasi antara Indonesia dan Filipina," kata Endang Wahyati.

Suara Merdeka 30 Juli 2018 hal. 24

Kategori: