Forum Doktor Unika Bahas Penurunan Angka Kemiskinan
Jumat, 13 Juli 2018 | 9:04 WIB

SM 13_07_2018 Forum Doktor Unika Bahas Penurunan Angka Kemiskinan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan tahun depan angka kemiskinan di Jateng dapat turun sampai 11%. Ketua Bappeda Jateng Ir Sujarwanto Dwiatmoko menuturkan, Pemprov Jateng telah melakukan upaya dalam mengurangi jumlah angka kemiskinan.

Angka kemiskinan di Jateng masih cukup tinggi karena masih di atas rata-rata nasional, yaitu 12,23% atau 4.179.000 orang. Karena itu, dia terus bertekad menurunkan angka kemiskinan itu dengan cara mengajak semua pihak untuk bersama-sama memberantasnya.

Adapun caranya, melalui program-program untuk memenuhi kebutuhan pokok, yaitu papan sandang pangan, akses terhadap kesehatan, akses terhadap pendidikan, keberlangsungan program dengan membuka kesempatan orang miskin untuk berusaha dan bekerja serta akses permodalan yang murah seperti di Jateng yang lebih dikenal dengan Kredit Mitra 25.

"Kita harapkan dengan upaya yang sungguh-sungguh dan terkoordinasi serta ada perencanaan yang baik dengan harapan tahun depan angka kemiskinan turun hingga 11-an persen," tutur Sujarwanto, dalam acara Speak Up Academic Forum dan diskusi panel yang diselenggarakan oleh Forum Doktor LPPM dan Program Doktor Ilmu Lingkungan (PDIL) Unika Soegijapranata, belum lama ini.

Tim Pelaksana Bappennas Ir Wahyuningsih Darajati mengatakan, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan untuk bisa melakukan pembangunan. "Untuk bisa melakukan pembangunan perlu dipertimbangkan beberapa hal. Pertama, ada komitmen tidak hanya dari sisi dana tetapi yang terpenting adalah sumber daya manusianya yang akan menjalankan sebagai pelaku political will ataupun political action. Kedua, jelas ukuran pembangunannya, baik lahir maupun batin," tegasnya.

Suara Merdeka 13 Juli 2018 hal. 24

Kategori: