Mahasiswa Prodi Sistem Informasi dan Game Technology Unika KKL ke Thailand
Jumat, 27 Juli 2018 | 14:52 WIB

Sekitar 16 mahasiswa Program Studi Sistem Informasi dan Game Technology Unika Soegijapranata pada tanggal 23-27 Juli 2018 melakukan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Bandara Suvarnabhumi dan Graduate School of E-learning di Thailand. KKL ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diadakan untuk menimba ilmu dan menambah wawasan mahasiswa Sistem Informasi di dunia industri.

Hari pertama mereka melakukan KKL adalah di perusahaan The Airports of Thailand Public Company Limited (AOT) yang merupakan pemimpin operator bisnis bandara Thailand.

Peserta KKL disambut oleh Ms. Auchara Pitakanjanakul Deputy Vice President of Information System Department, yang dalam sambutannya memaparkan garis besar pekerjaan yang dilakukan dan peranan sistem informasi penerbangan di Bandara.

“Bisnis utama The Airports of Thailand Public Company Limited (AOT) adalah mengelola, mengoperasikan dan mengembangkan bandara. Bandara yang dikelola antara lain Don Mueang, Phuket, Chiang Mai, Hat Yai, Chiang Rai and Suvarnabhumi,”jelasnya.

Peserta KKL selanjutnya juga mendengarkan presentasi dari Kepala Departemen Sistem Informasi dan Kepala Departemen Komputer-Jaringan. Kedua Kepala departemen tersebut memaparkan tentang integrated flight information management system (FIMS), Passanger Baggage Reconciliation system (PBRS), Information Kiosk dan Website/Mobile Application yang diimplementasikan di enam bandara di Thailand.

Era Digital

Di hari kedua rombongan KKL yang didampingi oleh dosen pendamping Albertus Dwiyoga Widiantoro S.Kom., M.Kom juga mengunjungi Program The Graduate School of eLearning (GSeL) Assumption University yang diterima oleh Dekan GSeL yaitu Dr. Chanintorn. Dilanjutkan dengan presentasi tentang elearning dan masa depan digital.

“Masa depan pembelajaran di era digital adalah berbasis virtual classrooms, dimana teori atau konsep dapat disampaikan secara virtual dan tidak membutuhkan tempat tertentu,” terang Dr. Chanintorn.

“Ke depan, gedung bank berkurang secara signifikan karena diganti dengan sistem Bank online yang berbasis digital. Digital money menjadi sebuah keniscayaan dimana semua proses transaksi berbasis digital seperti AliPay, LinePay, ewaller, ePurse, EMonetary, Octopus semakin berkembang luas,”sambungnya.

Selain presentasi, mahasiswa diajak mengelilingi kemegahan gedung yang ada di kampus II Assumption University dan fasilitas yang ada di dalam kampus seperti tenis, badminton, kolam renang, squash, basket, sepak bola, Gym, billiard yang sangat luas.

KKL Program Studi Sistem Informasi dan Game Technology pada tahun ini memilih lokasi di Thailand, setelah pada tahun sebelumnya dilaksanakan di Singapura. Kegiatan ini dikoordinatori oleh mahasiswa Sistem Informasi angkatan 2015 Naftalita Calista Putri dengan menggunakan teknik crowdfunding, salah satu konsep dalam disruptive inovation.

Dosen pendamping Albertus Dwiyoga juga mengungkapkan bahwa kegiatan KKL ini selain bertujuan menambah wawasan tentang sistem informasi, jaringan komputer, perkembangan dunia digital dan budaya, juga bertujuan melatih mahasiswa untuk bertanggungjawab dalam mengelola kegiatan mereka secara mandiri.

Yoga menerangkan bahwa setiap tahun biasanya ada dua kelompok KKL dengan tujuan industri dan institusi dalam dan luar negeri. Mahasiswa dapat memilih salah satu tujuan yang diminati.

Kategori: ,