Dari Semarang ke Nagoya: Tiga Peneliti Unika Ujicoba TOEFL-Like App
Jumat, 29 Juni 2018 | 17:45 WIB

Pada tanggal 26 Juni 2018, tiga peneliti Universitas Katolik Soegijapranata, Dr. Ekawati Marhaenny Dukut, Cecilia Titiek Murniati, Ph.D, dan Albertus Yoga Widiantoro, M.Kom mengadakan Workshop Serious Game di Chukyo University, Nagoya, Jepang.

Workshop ini merupakan rangkaian kegiatan penelitian Hibah Menristekdikti dengan skema PSNI. Dalam workshop ini, tiga peneliti tersebut mengujicobakan aplikasi game animasi yang bertujuan untuk menguji kemampuan Bahasa Inggris seseorang. Aplikasi yang mirip dengan tes Integrated Based TOEFL ini bisa diunduh di Google Playstore.

“Uji coba ini merupakan bagian yang penting dari program ini karena peneliti ingin mengetahui apakah aplikasi ini bisa dijalankan di wilayah luar Indonesia dan apakah aplikasi ini sesuai dengan tingkat kemahiran Bahasa Inggris mahasiswa di negara lain, serta bagaimana kiat-kiatnya sehingga cocok untuk siswa Sekolah Menengah,” ungkap  Albertus Yoga yang merupakan dosen Prodi Sistem Informasi Unika.

“Untuk itu, peneliti juga mengujicobakan aplikasi ini di Chukyo High School, Nagoya, Jepang pada tanggal 28 Juni 2018. Peneliti berupaya agar aplikasi ini dapat digunakan oleh pelajar lain dimanapun mereka berada,” imbuhnya.

Forum Group Discussion

Kegiatan ujicoba ini juga dibarengi dengan adanya wawancara dan diskusi bersama beberapa dosen Bahasa Inggris, utamanya mereka yang dari Program Studi World Englishes. Koordinatornya, Prof. James F. D’Angelo adalah ketua program tersebut yang pernah datang ke Unika Soegijapranata sebagai salah satu keynote speaker 5th Celt International Conference yang digelar oleh Fakultas Bahasa dan Seni pada bulan September yang lalu. Kegiatan FGD dilakukan juga bagi guru Bahasa Inggris di Chukyo High School dengan koordinatornya, Simon Beaman.

Penjajagan Kerjasama

Tiga peneliti ini juga mengadakan penjajagan kerjasama dengan Chukyo University di bidang akademik dan kemahasiswaan. Dan pada tanggal 27 Juni 2018 menjadi hari dimana penjajagan tersebut dilakukan dengan Direktur International Centre, Chukyo University, Nagoya, Jepang.

Sebagai pungkasan dari kegiatan ini, ketua peneliti, Dr. Ekawati Marhaenny Dukut menyetujui untuk menjadi keynote speaker yang mengawali serangkaian paper presentations dan symposium pada forum JAFAE (Japan Association for Asian Englishes) pada tanggal 30 Juni 2018 dengan makalahnya yang berjudul “Transnationalizing Local and Global Culture in the English Classroom”. (CTM-EMD)

Kategori: ,