Unika Soegijapranata Terima Relikui Santo Yosef Dari Cupertino
Jumat, 11 Mei 2018 | 11:03 WIB

Bertempat di Ruang Pertemuan Gedung Keuskupan Agung Semarang Jalan Pandanaran No 13 Semarang, Unika Soegijpranata menerima Relikui Santo Yosef dari Cupertino pada Kamis (10/5/2018). Penerimaan Relikui tersebut secara simbolis ditandai dengan penandatanganan “Surat Berita Acara Serah Terima Relikui Santo Yosef Dari Cupertino” yang ditandatangani langsung oleh Uskup Agung Semarang, Mgr Robertus Rubiyatmoko, Rektor Unika Prof. Dr. F. Ridwan Sanjaya , MS. IEC, dan Ir. G. Hidayat Tjokrodjojo yang mewakili Pastor Salvatore M. Sabato, OFMConv (salah seorang Pastor di Vatikan).

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Wakil Rektor IV Unika Bidang Kerjasama dan Pengembangan, Benny Danang Setianto, SH., LL.M., MIL dan Kepala Sekretariat Rektorat Unika, Drs. Ignatius Dadut Setiadi, MM

Ir. G. Hidayat Tjokrodjojo menuturkan tentang Santo Yosef dari Cupertino sebagai orang kudus pelindung bagi para siswa/siswi (mahasiswa/mahasiswi) yang  mau mengikuti ujian-ujian. “Santo Yosef dari Cupertino bukan seorang yang pandai, dalam artian jika orang lain belajar satu jam sudah bisa paham namun santo Yosef dari Cupertino ini memerlukan waktu paling tidak empat jam agar bisa paham, namun karena jiwa rajin belajar yang ia miliki dan kepercayaan yang sangat tinggi kepada Tuhan Yesus serta Bunda Maria menjadikan dirinya sukses dalam berbagai ujian yang ia tempuh selama mengenyam dunia pendidikan,” ungkap Hidayat kepada rekan rekan media dalam sesi wawancara usai acara.

Selanjutnya Hidayat pun berharap dengan kehadiran Relikui Santo Yosef dari Cupertino yang bersemayam di Kapel Unika senantiasa bisa mendorong para mahasiswa/i Unika untuk bersemangat dalam belajar seperti halnya semangat yang dimiliki Santo Yosef dari Cupertino.

“Jadi iman kepercayaan mahasiswa Unika kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui seorang Santo Yosef dari Cupertino akan menyebabkan para mahasiswa itu menjadi semakin berhasil dalam kuliah dan mempunyai kepercayaan serta semangat yang besar saat belajar. Hal tersebut mau tidak mau akan meningkatkan kepandaian mahasiswa” ujarnya.

Sementara itu Mgr. Robertus Rubiyatmoko Pr menyatakan dengan kehadiran Relikui tersebut bukanlah sesuatu yang berbau magic yang membuat seseorang sukses secara tiba tiba namun karena dalam Gereja Katolik mengakui bahwa para Santo dan Santa (para orang kudus) memiliki peran istimewa dalam perbuatan hidup beriman termasuk kesuciannya, dan kesucian tersebut biasanya ditandai dengan mukjizat yang muncul yang dibuat dengan perantaraan doa-doa yang dimiliki oleh masing masing Santo Santa.

“Relikui ini bukanlah sesuatu yang berbau magis atau magic tetapi Relikui mengungkapkan iman artinya betapa besar peran Santo maupun Santa dalam perantaraan doa-doa kita. Dalam arti tersebut tentu yang kita tuju secara utama adalah Yesus namun untuk sampai kesana tentunya ada Santo ataupun Santa yang menjadi perantara doa kita” ungkap Mgr. Rubi kepada rekan rekan media dalam sesi wawancara usai acara.

Mgr. Rubi pun mengajak para mahasiswa Unika untuk rajin berdevosi atau memberikan penghormatan kepada Relikui tersebut dengan harapan agar mahasiswa bisa mendapatkan perlindungan dan berkat dari Santo Yosef dari Cupertino sehingga para mahasiswa dalam proses belajarnya bisa bersungguh sungguh mempersiapkan masa depan dengan sebaik baiknya.

“Devosi atau penghormatan tersebut bisa melalui berbagai cara antara lain bisa melalui perayaan ekaristi atau ibadat yang memperingati hari kelahiran dan wafatnya Santo Yosef dari Cupertino, lalu bisa juga dengan mengadakan ekaristi khusus yang memiliki ujub berkaitan dengan pendidikan, dan bisa juga dengan doa pribadi harian” sambung Mgr. Rubi.

Rektor Unika, Prof. Dr. F. Ridwan Sanjaya , MS. IEC menyampaikan bahwa Unika merasa berbangga dan terhormat ketika kampus Unika mendapatkan Relikui tersebut. Beliau  juga memiliki harapan yang senada dengan Mgr. Rubi dan Hidayat berkaitan dengan manfaat kehadiran Relikui tersebut di Kampus Unika.

“Dalam proses belajar mungkin saja mahasiswa memiliki berbagai kesulitan seperti situasi yang berbeda, lingkungan perkuliahan yang berbeda serta jejaring pertemanan yang berbeda. Hal tersebut menjadi tantangan. Dengan adanya Relikui Santo Yosef dari Cupertino harapannya tantangan-tantangan yang dihadapi oleh para mahasiswa dari yang sederhana sampai yang paling sulit tersebut bisa terpecahkan melalui perantaraan berkat dari Santo Yosef tersebut” imbuh Prof. Ridwan.

Rencananya kehadiran Relikui Santo Yosef dari Cupertino di Kampus Unika akan dilakukan secara resmi melalui ekaristi penerimaan Relikui yang akan diselenggarakan pada Jumat pekan depan (18/05/2018). Dan Relikui tersebut akan bersemayam di Kapel Santo Ignatius di kampus Unika Soegijapranata. (Hol)

___________________
Relikui
Santo Yosef dari Cupertino
___________________

Kategori: ,