Sulitnya Menekan Jumlah Pemudik Sepeda Motor
Selasa, 22 Mei 2018 | 14:57 WIB

Sulitnya Menekan Jumlah Pemudik Sepeda Motor

Jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor selalu saja meningkat setiap tahunnya. Padahal, berbagai program mudik gratis diberikan untuk mengurangi jumlah pemudik roda dua karena rawan kecelakaan.

Pengamat Transportasi Djoko Setidjowarno mengatakan terus meningkatkanya jumlah pemudik dengan sepeda motor mencerminkan belum maksimalnya upaya pemerintah.

"Kuota mudik gratis sepeda motor hanya dapat mengakomodir 0,0061% saja. Jauh dari angka 1%. Mudik gratis menggunakan kapal laut, paling tinggi subsidinya, sekitar Rp 1,2 juta per unit sepeda motor," kata Djoko Setidjowarno kepada kumparan, Senin (21/5).

Berdasarkan data Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), pada tahun lalu tercatat sebanyak 4,78 juta pemudik roda dua, jumlah ini diprediksi akan naik pada tahun ini menjadi 6,39 juta pemudik.

Pada mudik lebaran tahun ini, pemerintah menyediakan layanan mudik gratis sekaligus mengangkut sebanyak 39.446 unit sepeda motor pemudik melalui Truk,Kereta Api (KA), kapal laut dan kapal Ro-Ro.

Menurut Djoko, peningkatan pemudik menggunakan sepedah motor bukan tanpa sebab. Para pemudik memilih menggunakan sepeda motor untuk mobilitas di kampung halamannya.

Djoko meminta pemerintah segera merealisasikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) pada 2015-2019 soal peningkatan infrastruktur transportasi. Menurut dia, sampai saat ini, belum ada kota di Indonesia yang memiliki angkutan umum memadai.

"Janji pemerintah dalam RPJMN 2015-2019 dan Ranstra Perhubungan 2015-2019 akan menyediakan angkutan umum untuk 34 kota se-Indonesia. Nyatanya, hingga sekarang belum satupun ada kota selain Jakarta yang memiliki angkutan umum yang memadai," katanya.

https://kumparan.com

Kategori: