Stand Together As One
Selasa, 8 Mei 2018 | 9:01 WIB

Pada tahun 2018 ini, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata dengan bangga menghadirkan salah satu acara andalan Fakultas Psikologi setiap tahunnya yaitu Sportacular 2018. Sportacular (Sport and Art Competition in Psychology) merupakan acara yang diadakan oleh Bidang V Eksternal BEM Fakultas Psikologi sebagai ajang pertandingan seni dan olahraga. Acara ini berlangsung sejak tanggal 27-28 April 2018 di Unika Soegijapranata.

“Acara Sportacular tahun ini secara garis besar masih sama seperti tahun sebelumnya. Perbedaan yang ada mungkin  pada tema acara dimana tahun ini kami mengangkat tema Stand Together as One. Tema ini maksudnya adalah ketika berada dalam lapangan, kedua tim merupakan rival tetapi setelah pertandingan usai, kedua tim tetaplah saudara. Intinya acara ini bertujuan menjunjung tinggi persatuan dan persaudaraan antar tim-tim yang mengikuti pertandingan. Selain itu, jumlah peserta yang ikut serta dalam pertandingan tahun ini juga bertambah dibanding jumlah tim pada penyelenggaraan tahun sebelumnya menjadi 13 tim basket putra dan sembilan tim basket putri. Selain itu, tahun ini kami mengemas Sportacular menjadi acara yang lebih padat sehingga acara menjadi lebih menarik,” ujar Kevin Putra sebagai salah satu Sie Acara Sportacular 2018.

Peserta yang ikut serta dalam pertandingan basket putra maupun putri dalam Sportacular 2018 tidak hanya berasal dari SMA-SMA yang ada di Semarang, tetapi juga SMA dari luar Semarang seperti  SMA Van Lith Muntilan dan SMA Satya Wacana Salatiga. Selain pertandingan basket putra dan putri, Sportacular tahun ini juga mengadakan lomba fotografi yang diikuti oleh lima peserta.

Ada Perubahan Konsep

Dalam mempersiapkan acara yang matang, tentunya banyak kendala dan hambatan yang dihadapi oleh para Spartan (sebutan untuk teman-teman panitia Sportacular 2018). “Untuk mengemas acara ini menjadi lebih baik, ada beberapa kendala yang sempat kami hadapi. Salah satunya adalah ketika kami harus mengalami perubahan konsep. Tadinya target peserta kami adalah tim antar fakultas psikologi se Jawa-Bali. Tetapi karena tidak memungkinkan dari segi peserta, akhirnya kami mengubah target peserta menjadi tim-tim SMA. Karena perubahan konsep itu, kami harus sering mengubah matriks acara. Selain itu beberapa hal banyak yang belum fixed seperti misalnya tampilan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) untuk acara ini. Selain itu beberapa anggota juga mengundurkan diri disaat proses persiapan sedang berlangsung sehingga kami harus saling bekerja sama untuk mengisi kekosongan yang ada sehingga tugas dan kewajiban yang seharusnya dikerjakan, dapat terpenuhi demi keberlangsungan acara,” cerita Kevin mengenai proses persiapan Spartan selama kurang lebih 5 bulan sebelum acara Sportacular dilaksanakan.

Dari 13 tim basket putra yang bertanding, SMA Kolose Loyola Semarang berhasil menyabet juara I, SMA Van Lith Muntilan memperoleh juara II dan SMA Satya Wacana Salatiga sebagai juara III. Sementara dari Sembilan tim basket putri yang bertanding, juara I diraih oleh tim dari SMA Satya Wacana Salatiga, juara II oleh tim dari SMA I Pegandon dan juara III oleh SMA Kolose Loyola.

“Meskipun ada kendala  dalam proses persiapannya dan kritik membangun yang kami terima, namun saya merasa senang dan bangga menjadi bagian dari panitia Sportacular 2018. Progress yang kami lalui seperti grafik naik dari awal hingga final, pertandingannya seru, penontonnya banyak dan antusias. Terlebih saya merasa sangat bangga dengan teman-teman yang memutuskan untuk tetap berjuang bersama untuk menyukseskan acara ini. Saya juga merasa terharu karena banyak pujian yang kami terima untuk acara Sportacular 2018 ini. Terima kasih atas dukungan dari banyak pihak kepada kami, sehingga acara Sportacular 2018 dapat berjalan dengan baik dan sukses,” ujar Kevin.

Seperti kata pepatah, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Setiap hambatan dan kendala maupun beban tanggung jawab dapat menjadi lebih ringan ketika kita melakukannya secara bersama-sama dengan orang-orang yang tepat, yaitu mereka yang dapat saling mendukung, seperti layaknya saudara. Kita mungkin menjadi rival satu sama lain untuk memenangkan pertandingan, tetapi apapun itu, kita tetap saudara yang dapat saling membantu dan saling mendukung untuk mencapai kebersatuan. Sampai jumpa kembali di Sportacular 2019! (SF)

Kategori: ,