Mahasiswa Kuatkan Persahabatan Indonesia-Timor Leste
Selasa, 22 Mei 2018 | 14:21 WIB

SM 21_05_2018 Mahasiswa Kuatkan Persahabatan Indonesia- Timor Leste

Mahasiswa Fakultas Hukum dan Komunikasi Unika Soegijapranata menguatkan jalinan persahabatan Indonesia dengan Timor Leste.

Mengusung tema ”Stolen Children : Agenda Tertinggal dalam 10 tahun Komisi Kebenaran dan Persahabatan Indonesia dan Timor Leste,” mahasiswa menggelar Kuliah Umum Fakultas Hukum dan Komunikasi (FHK) Unika Soegijapranata, di ruang Teater Unika, Bendan Dhuwur, akhir pekan lalu.

Regional Program Coordinator Asia Justice and Rights (AJAR) Indria Fernida Alphasonny, SH MPhil menuturkan, di tengah dinamika relasi kedua negara yaitu Indonesia dan Timor Leste, pembentukan Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) dianggap positif.

Tetapi persahabatan juga menjadi ruang yang sangat penting, dan apa yang harus dilakukan di masa depan juga menjadi ruang yang baik bagi masyarakat di Timor Leste.

Indria mengungkapkan bahwa pada awal berdirinya KKP banyak kritik yang muncul, namun sejak adanya rekomendasi maka banyak hal yang positif termasuk upayaupaya untuk menyelesaikan kerja sama secara ekonomi, batas-batas negara termasuk beberapa pengungsi yang ada di Indonesia.

”Tentu saja ruang-ruang yang sifatnya penguatan pembangunan dan ekonomi, jauh lebih maju karena pertimbangan tersendiri.

Namun selain penguatan ekonomi tentu masih ada hal lain, yang perlu ditingkatkan yakni persoalan akuntabilitas yang harus diselesaikan,” ujarnya.

Sementara itu, dosen FHK Unika Soegijapranata, Dr Trihoni Nalesti Dewi menambahkan bahwa kuliah umum yang diselenggarakan ini, merupakan salah satu bentuk realisasi dari komitmen FHK untuk mengomunikasikan keadilan dan kemanusiaan.

Ini seperti yang tertera dalam tagline FHK yaitu Communicating Justice and Humanity. ”Kami memang berusaha mengomunikasikan, antara keadilan dan kemanusiaan.

Hal tersebut serupa atau selaras pula dengan visi misi Unika Soegijapranata, untuk memberi perhatian yang lebih kepada mereka yang terpinggirkan dan lebih pada aspekaspek kemanusiaan seperti yang disampaikan oleh patron kami yaitu Mgr Soegijapranata,’’ terangnya.

Suara Merdeka 21 Mei 2017 hal. 24, https://www.suaramerdeka.com

Kategori: ,