AYO 3B ! BERUBAH, BERBUAH, BERDAMPAK (Srawung Lintas Campus Ministry 2018)
Jumat, 18 Mei 2018 | 16:22 WIB

AYO 3B ! BERUBAH, BERBUAH, BERDAMPAK (Srawung Lintas Campus Ministry 2018)

Pada tanggal 11-13 Mei 2018 yang lalu, kegiatan rutin retret lintas campus ministry kembali diadakan. Tahun ini, Unika Soegijapranata mendapat kepercayaan untuk menjadi panitia. Pada tahun ini, ada satu hal yang berbeda. Kata retret dihapuskan dan diganti menjadi kata srawung. Menurut Rm Budi Purnomo, Pr selaku kepala campus ministry Unika, bila menggunakan kata retret, maka kegiatan ini harus benar benar hening, seperti asal katanya. Oleh sebab itu, beliau menyarankan agar kata retret diganti menjadi yang lain. Atas dasar tersebut, maka panitia memilih kata srawung mengingat kegiatan ini juga sekaligus momen untuk berjumpa dan berkumpul bersama. Srawung lintas campus ministry tahun ini diikuti oleh 3 universitas yaitu Unika Soegijapranata, Unika Atma Jaya Yogyakarta, dan Politeknik St. Paulus Surakarta dan mengambil tempat di Wisma Salam. Kegiatan ini diikuti oleh 38 mahasiswa dari seluruh universitas yang hadir.

Acara dibuka dengan misa pembuka yang dipimpin secara konselbrasi oleh Rm Budi Purnomo Pr dari Unika dan Rm Tri Widodo Pr dari UAJY. Acara dilanjutkan dengan sambutan yang diberikan oleh Rm Budi Pr dari Unika dan Bp. Dr. Y. Agus Tridiatno, M.A dari UAJY. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan sejarah diadakannya retret bersama ini. Bp Agus menyatakan bahwa sebenarnya dahulu Unika Sanata Dharma, Akademi Farmasi Theresiana juga bergabung dalam kegiatan ini. Akan tetapi, entah mengapa mereka perlahan tidak mengikuti kegiatan rutin ini.

AYO 3B ! BERUBAH, BERBUAH, BERDAMPAK (Srawung Lintas Campus Ministry 2018)Selepas sambutan, acara dilanjut dengan makan malam dan sesi pertama yang diisi oleh Rm. Budi Purnomo, Pr. Dalam sesi ini, Rm Budi Purnomo, Pr memberikan berbagai contoh mengenai kegiatan srawung. Rm Budi juga memberikan gambaran bahwa anak anak muda juga dapat menjadi pelopor terjadinya proses srawung. Salah seorang peserta bernama Yosephine dari UAJY mengungkapkan bahwa dia tidak menyangka bahwa masih ada orang orang yang semacam itu. “Bangga pokoknya. Apalagi pas d beri pengetahuan sm romo budi seputar kegiatan srawung lintas agama kek gitu. Ndak nyangka mash ada aja org yg kek gitu” tutur Yosephine. Acara hari pertama ditutup dengan doa malam bersama.

Acara di hari kedua dibuka dengan kegiatan rohani. Bagi teman-teman yang beragama Katholik, mereka mengikuti perayaan ekaristi yang dipimpin oleh Rm Budi Pr, sementara teman-teman yang beragama Kristen diajak untuk saat teduh bersama dan didampingi oleh panitia dari Ecclesia Christi dan History Maker campus ministry Unika. Pada sesi kedua, peserta diajak untuk outing. Mereka diminta pergi ke Pasar Tempel dan mengamati tentang keberagaman yang ada disana. Selepas itu, mereka diminta untuk mempresentasikan hasil observasi mereka. Sesi ketiga diisi oleh Rm Tri Widodo Pr dari UAJY. Rm Tri Widodo Pr menyoroti 4 kecerdasan yang ada dalam diri manusia dan dikaitkan dengan kemampuan kita menyikapi keberagaman yang ada. Sama seperti sesi sebelumnya, pada sesi ini peserta diminta mempresentasikan hasil diskusi mereka terkait pertanyaan yang diajukan oleh Rm Tri Widodo Pr. Acara dilanjutkan dengan makan malam. Pada makan malam kali ini, panitia mengambil konsep srawung dinner. Dalam srawung dinner ini, peserta dikumpulkan dalam satu meja, dan diminta untuk saling menyuapi satu sama lain ditemani alunan musik dan cahaya lilin minyak.

Acara dilanjutkan dengan sesi inilah langkahku. Seluruh peserta berkumpul di halaman depan. Pada sesi ini, mereka diminta berkumpul sesuai universitas mereka masing masing dan diminta untuk mengungkapkan hal hal apa yang menjadi keprihatinan mereka terkait masalah keberagaman yang ada di setiap kampus. Setelah itu, mereka diminta untuk kembali mempresentasikan hasil diskusi mereka. Acara puncak pada sesi ini adalah mereka diminta untuk merumuskan follow up apa yang akan mereka lakukan setelah kegiatan srawung ini. Acara ditutup dengan bernyanyi bersama sambil menikmati api unggun yang melambangkan semangat mereka.

AYO 3B ! BERUBAH, BERBUAH, BERDAMPAK (Srawung Lintas Campus Ministry 2018)Hari ketiga dibuka dengan SKS (Sharing Kitab Suci) dan dilanjutkan dengan outbond. Outbond kali ini mengambil konsep war games. Dalam kegiatan ini, seluruh panitia dan peserta membaur menjadi satu dan bermain bersama. Hari ketiga ini juga menjadi puncak rangkaian acara Srawung Lintas Campus Ministry 2018 ini. Serangkaian acara ini ditutup dengan misa yang dipimpin oleh Rm Tri Widodo, Pr dari UAJY. Dalam kesempatan ini, para peserta diminta mensharingkan kesan mereka. Unika diwakili oleh Sindi dan Ibu Maria, sementara UAJY diwakili oleh Peter. Ketiga peserta ini mengungkapkan bahwa mereka merasa senang dapat mengikuti kegiatan ini. Selain mendapat teman baru, mereka juga mendapat pemahaman baru mengenai keberagaman dan apa yang harus mereka sikapi sebagai generasi muda. Ibu Maria juga mengungkapkan hal yang sama, meskipun dia menjadi yang paling senior diantara peserta lain, dia merasa senang dapat belajar bersama teman teman yang berusia jauh dibawahnya. Hal serupa juga diungkapkan oleh Yosephine dari UAJY. Dia mengatakan bahwa senang mengikuti kegiatan semacam ini dan berharap bisa diadakan lagi namun melibatkan teman teman lintas iman. “Sering2 aja adain kegiatan kek gini. Kalo perlu, bener2 diadain kelompol srawung lintas agama” tutur dia. “ Dan baiknya jg ambil dari agama2 lain, jangan cumam orang kita yag kristiani tapi libatkan juga orang luar” lanjut dia. Sebelum pulang ke kampus masing-masing, seluruh peserta dan panitia membentuk satu lingkaran dan saling merangkul satu sama lain sambil menyanyikan lagu kemesraan.(RAY)

Kategori: