Alumni University of London Beberkan Peran Kesehatan Lingkungan di Unika Soegijapranata
Rabu, 30 Mei 2018 | 10:18 WIB

Alumni University of London Beberkan Peran Kesehatan Lingkungan di Unika Soegijapranata

Bertempat di Ruang Seminar Fakultas Pascasarjana Kampus Jalan Pawiyatan Luhur IV Nomor 1 Bendan Dhuwur Kota Semarang, Program Magister Lingkungan dan Perkotaan (PMLP) Unika Soegijapranata Semarang gelar kuliah umum.

Dalam kuliah umum yang rutin dilaksanakan di tiap tahun itu, PMLP Unika Soegijapranata menghadirkan alumni University of London, Executive Director Alert Asia Foundation Dr Claudia Surjadjaja sebagai pembicara.

“Dr Claudia dalam kuliah umum tersebut membeberkan tentang peran kesehatan lingkungan. Atau sesuai tema dalam kegiatan kami yakni The Role of Environmental Health in One Health,” kata Sekretaris PMLP Unika Soegijapranata Hotmauli Sidabalok.

Ditemui Tribunjateng.com, Senin (28/5/2018) di ruang kerjanya, dia mengutarakan, ide atau pemilihan tema untuk kuliah umum yang diikuti ratusan mahasiswa tersebut diawali dari berbagai persoalan lingkungan serta perkotaan. Tidak terkecuali di Kota Semarang.

“Seperti halnya kesehatan lingkungan yang cukup dipahami bersama termasuk juga pemerintah, dimana persoalan tersebut sejauh ini tidak bisa diselesaikan. Dimana pula untuk menyelesaikan problematik tersebut tidak sekadar pada satu disiplin ilmu, tetapi harus interdisiplin,” ucapnya.

Melalui kegiatan tersebut, lanjutnya, tentu ada satu harapan besar tersendiri khususnya berkaitan pada pendidikan tinggi di PMLP Unika Soegijapranata. Setidaknya bisa membawa atmosfer keilmuan yang lebih berfokus pada kesehatan masyarakat.

“Dimana itu bisa ditinjau dari ide mengurangi risiko medis, sosial, maupun ekonomi yang diciptakan endemik penyakit menular. Serta tentunya di saat kemunculan ancaman penyakit menular baru di Asia Tenggara,” jelasnya.

Terpisah, dalam keterangan tertulis yang diperoleh Tribunjateng.com. Claudia memandang pertumbuhan jumlah penduduk yang berkembang luas sampai ke berbagai pelosok daerah baru, berdampak pula pada lebih banyak orang tinggal berdekatan dengan hewan liar dan hewan ternak.

“Kontak yang dekat ini memberi banyak peluang untuk berkembangnya penyakit sebagai akibat hubungan lingkungan hidup antara binatang dan manusia. Oleh karena itu, perlu strategi untuk memperluas kolaborasi interdisipliner,” ungkapnya.

Dan tentu pula, lanjut Claudia, adanya komunikasi di seluruh aspek perawatan kesehatan untuk manusia, hewan, dan lingkungan. Sinergi yang dicapai akan memajukan perawatan kesehatan untuk abad ke-21 dan seterusnya.

“Beberapa di antara bisa dilakukan melalui percepatan penemuan-penemuan penelitian biomedis, meningkatkan kemanjuran kesehatan masyarakat, segera memperluas basis pengetahuan ilmiah, dan meningkatkan pendidikan kedokteran serta perawatan klinis,” tandasnya.

Dia menilai, ketika hal tersebut bisa dilaksanakan secara kontinue, bisa membantu melindungi serta menyelamatkan jutaan nyawa tak terhitung di generasi sekarang dan mendatang.

“Kami bersyukur bisa berbagi hal tersebut di sini. Harapannya, Unika Soegijapranata Semarang bisa jadi pioner dalam usaha-usaha tersebut, dimana semua itu kaitannya demi kepentingan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

http://jateng.tribunnews.com

Kategori: