WORK and PRAY, THINK and BELIEVE
Selasa, 24 April 2018 | 18:00 WIB

Lie Sanders Deckcrealy Kurniawan yang kerap disapa Sanders adalah pria kelahiran Semarang 18 September  1995, Sanders menjadi salah satu wisudawan terbaik di Unika Soegijapranata dari Fakultas Teknik Progdi  Teknik Sipil dengan IPK 3,35.

“Pada saat SMA kelas 12, terus terang saya bingung untuk ambil jurusan apa pada saat perkuliahan. Tanpa sengaja, saya meminta saran pada guru BK. Guru BK menyarankan coba untuk Teknik Sipil. Tanpa berpikir panjang dan saat pameran tentang Universitas , saya coba daftar Teknik Sipil di Unika Soegijapranata. Saya hanya mengerti sekilas teknik sipil itu bangun-bangun gedung dan lumayan tertarik juga. Saya memilih Unika, karena sebagai Universitas Swasta terbaik di Semarang,” ujarnya menceritakan kembali saat memilih tempat berkuliah.

Sanders adalah alumni SMA Sedes Sapientiae Semarang yang memiliki hobi berenang dan mengoleksi miniatur mobil, tidak menyangka bisa menjadi wisudawan terbaik.

“Perasaan saya cukup terkejut saat tahu menjadi wisudawan terbaik. Yang saya lakukan hanya mengerjakan tugas-tugas yang harus saya kerjakan dan dikumpulkan. Selain itu, saya juga selalu mendengarkan dosen saat berbicara. Pada saat ujian, juga sebelumnya belajar dengan semaksimal mungkin,” tutur Sanders bercerita.

Dalam proses pembuatan skripsi yang berjudul “Pengaruh Matos Terhadap Peningkatan CBR (California Bearing Ratio) dan Sifat Kedap Air pada Tanah Sekitar Rawa Pening (Studi Kasus : Tanah Urug Tanggul di Jalan Lingkar KM.03 Ambarawa)”. Sanders didukung oleh Prinsip Hidupnya “Work and pray, think and believe” itulah prinsip yang dia pegang yang membawa dia menjadi wisudawan terbaik.

“Hambatan dan tantangan saat membuat skripsi yaitu pada awalnya sudah menetapkan suatu tema dan disetujui oleh pembimbing, namun pada saat ujian proposal, hasilnya sangat mengecewakan. Selanjutnya saya memutuskan bukan untuk memperbaiki, namun memutuskan untuk mundur dan ganti tema. Setelah ganti tema tersebut, dan hanya mundur 1 bulan, lalu saya melaksanakan Ujian proposal, draft dan sidang akhir dengan lancar tanpa suatu kendala” ujarnya sambil menceritakan kembali pengalamannya saat membuat skripsi.

Sanders juga mengembangkan softskill nya lewat Organisasi Mahasiswa. Sanders mengikuti beberapa organisasi tingkat fakultas. Kegiatan organisasi yang Sanders jalani selama kuliah adalah BEM-FT. Dengan membagi waktu, agar tidak bertabrakan dengan jadwal kuliah dan mengusahakan agar tidak membolos kuliah.

Tak hanya berkuliah dan berorganisasi saja, Sanders pun juga berjualan sesuai dengan hobinya yaitu mengoleksi miniatur mobil.

“Sambil kuliah, saya sambil bekerja dengan berjualan online miniatur mobil/diecast. Sejak kecil saya senang suka mengoleksi miniatur mobil. Pada saat kelas 10, saya dimintai tolong membelikan miniatur mobil pada toko miniatur di Semarang oleh teman saudara saya. Lalu kata orang tua, coba iseng diambil keuntungan sedikit-sedikit. Selanjutnya, saya mencoba untuk kulak dari toko dan online, lalu saya jual kembali di Facebook” cerita Sanders mengenai pekerjaannya saat berkuliah

“Jangan pernah menyerah, apabila kalian sudah masuk menjadi bagian dalam teknik dan jangan  merasa keahlian kalian bukan disitu tetapi pertahankanlah, maka kalian akan terbiasa dan bisa menyukai jurusan tersebut” itulah pesannya untuk teman-temannya yang ada di Fakultas Teknik

Dan harapannya untuk Unika yaitu “Tetaplah berkembang dan kompak tiap fakultas, dan jadilah universitas swasta terbaik yang dapat dikenali masyarakat luar Semarang” (Han)

Kategori: ,