Unika Kenalkan “Virtual Assistant Vanika” Saat Acara Wisuda
Sabtu, 28 April 2018 | 15:47 WIB

Unika Soegijapranata kembali mengadakan wisuda yang pada periode I di tahun 2018 dilaksanakan pada Sabtu (28/4) dan bertempat di Ruang Auditorium Gedung Albertus. Dalam wisuda periode I tersebut, pelaksanaan wisuda dilaksanakan dua kali dalam satu hari dan secara keseluruhan Unika mewisuda 532 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan diploma, sarjana hingga magister.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. F Ridwan Sanjaya, SE, S.Kom, MS.IEC selaku Rektor Unika Soegijapranata kembali menegaskan pembahasan Disruptive Innovation dan Industri 4.0 merupakan hal yang baik. Menurutnya, istilah tersebut dapat mengingatkan kembali bahwa dunia yang dihadapi saat ini adalah dunia VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexitiy, and Ambiguity) dalam arti dunia yang rapuh, mudah berubah, semakin rumit dan multi tafsir, sehingga reaksi yang kita lakukan juga harus dengan VUCA atau cara pandang yang jauh ke depan (Vision), pemahaman yang mendalam (Understanding), ketajaman dalam melihat peluang (Clarity), dan kelincahan dalam bergerak (Agility).

Baca juga: Samudera Biru bagi Lulusan Perguruan Tinggi

“Apalagi remaja saat ini sangat kreatif sehingga jangan tergoda untuk mengikuti hal yang sama, sesuai dengan konsep samudera biru. Seorang lulusan diharapkan dapat masuk ke samudera biru yaitu inovasi yang dilakukan tidak selalu mengganggu pihak lain, tetapi justru menciptakan dan mengembangkan semesta yang baru, serta tidak selalu harus masuk ke samudera merah atau bertarung dengan apa yang sudah ada (incumbent). Saya mengambil contoh PT Barnum dalam film The Greatest Showman yang mendobrak dunia opera yang sebelumnya dikuasai oleh kelas atas menjadi bisa dinikmati keluarga menengah. Akhirnya, menjadi bisnis baru meskipun pada akhirnya banyak bermunculan banyak pesaing dan bisnis menjadi jenuh. Dari sejarah PT Barnum, kita dapat mengambil pesan apabila lulusan perguruan tinggi perlu berpikir pada penciptaan hal-hal baru bukan mengikuti pada hal yang sudah ada. Saya meyakini ide yang dimunculkan akan menjadi besar karena energi muda sangat besar berbanding lurus dengan adrenalinnya” jelas Prof. Ridwan.

Asisten Virtual Vanika

Prof. Ridwan juga kembali menjelaskan dalam beberapa tahun ini, Unika Soegijapranata telah banyak melakukan inovasi dalam bentuk teknologi informasi yang membantu kegiatan baik terhadap alumni, dosen, mahasiswa maupun calon mahasiswa. Yang terbaru, Unika Soegijapranata mengenalkan keluarga barunya, yaitu Vanika (Virtual Assistant Unika) yang dapat diakses melalui aplikasi pesan LINE.

Teknologi ini dapat membantu para alumni, orangtua, dosen maupun mahasiswa yang ingin bertanya terkait informasi di Unika. Dengan teknologi ini, mereka dapat mengakses informasi di Unika via chat dan dilayani selama 24 jam non-stop.

“Pencari informasi cukup mengajukan pertanyaan terkait informasi yang dibutuhkan misalnya informasi terkait penerimaan mahasiswa baru (PMB) maka Vanika akan menjawab secara otomatis dan ditujukan langsung pada informasi yang bersangkutan bukan dijawab dengan jawaban yang sama untuk seluruh pertanyaan. Sehingga, jawaban untuk setiap pertanyaan yang diajukan akan berbeda. Ke depannya, Vanika akan melayani berbagai macam hal kebutuhan seperti layanan keuangan, administrasi, lowongan kerja, kantor internasional” jelas Prof. Ridwan. (Cal)

Kategori: , ,