Presensi QR Code di Unika Soegijapranata Semarang Jadi Penjamin Mutu
Selasa, 10 April 2018 | 8:12 WIB

Kampus Unika Soegijapranata

Kepala Programmer UPT MSI Unika Soegijapranata Semarang, Julius menyampaikan munculnya ide presensi kuliah dengan QR Code sebenarnya sudah lama sejak diskusi dengan rektorat pada awal September 2017. Namun karena banyaknya sistem yang harus diselesaikan oleh UPT MSI, program ini baru selesai pada Maret 2018.

Keberadaan sistem baru di kampus ini tentu saja menjadi bagian dari semangat mewujudnyatakan kepedulian terhadap lingkungan. Mengembangkan budaya paperless merupakan langkah kecil yang jika disertai dengan komitmen akan menghasilkan dampak yang besar bagi lingkungan dan masyarakat.
Ia berpendapat, program ini akan banyak membantu proses perkuliahan menjadi lebih dinamis dan membantu administrasi dalam merekap aktivitas perkuliahan.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unika Soegijapranata, Cecilia Titiek Murniati, PhD  yang mencoba menggunakan presensi QR Code ini dalam ruang kelasnya saat mengajar di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) menambahkan para mahasiswa terlihat antusias.

“Saat para mahasiswa mengcapture QR Code-nya maka nama mahasiswa tersebut akan muncul pada sisi kanan QR Code-nya. Sehingga apabila belum muncul nama mereka, mahasiswa tersebut bisa mengcapture ulang,” terang Cecilia seperti dikutip situs resmi Unika Soegijapranata Semarang.

Ia menambahkan penggunaan presensi QR Code ini juga bisa dipakai untuk penjaminan mutu. Artinya, dengan metode ini maka dosen dan mahasiswa sama-sama hadir di kelas karena keduanya menggunakan login akademik masing-masing.

Menurut pengakuan seorang mahasiswa Prodi Sistem Informasi, Isai Angelo Karnadhi, QR Code sebagai presensi merupakan ide yang baik, praktis, dan paperless.

“Layar dosen dapat memantau siapa saja yang presensi secara real-time meminimalkan keisengan mahasiswa. Namun penambahan beberapa fitur yang direncanakan oleh MSI saya yakin bisa menambah akurasi presensi dari dalam kelas, namun tetap sederhana,” pungkasnya.

http://www.kalderanews.com

Kategori: