Pascasarjana Unika Diseminasikan Best Thesis Mahasiswanya
Kamis, 26 April 2018 | 17:31 WIB

Suatu diseminasi karya ilmiah mahasiswa dalam bentuk tesis yang menjadi tugas akhir studi S2 di Unika Soegijapranata, telah dilaksanakan pada hari Kamis (26/4), bertempat di gedung Thomas Aquinas lantai 4, kampus Unika Soegijapranata.

Acara yang diramu dalam bentuk “Presentasi Best Thesis Award” ini mempresentasikan tesis terbaik dari masing-masing program studi (prodi) di lingkungan Pascasarjana Unika, yang dipaparkan oleh lima mahasiswa dengan tesisnya, yang terpilih mewakili prodi masing-masing.

Diseminasi tesis mahasiswa ini diselenggarakan dengan tujuan antara lain yang pertama untuk meningkatkan mutu mahasiswa di perguruan tinggi agar kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan meyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi di tengah masyarakat. Yang kedua, meningkatkan atmosfer akademik, kemudian profesionalisme dan sinergitas antara dosen dan mahasiswa dalam penelitian dan publikasi ilmiah.

Arwin Purnama Jati, S.Sn. Grad. Dipl. DEA, sebagai sekretaris Dekan Pascasarjana Unika Soegijapranata menyatakan, “ Presentasi best thesis award ini sebenarnya diseminasi tesis mahasiswa yang mendapatkan nilai-nilai terbaik dari masing-masing program studi di Pascasarjana Unika Soegijapranata. Kita memberikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah mendapatkan hasil terbaik supaya kita mengetahui apa yang telah dilakukan oleh para mahasiswa tersebut dalam penelitiannya. Adapun kriteria pemilihan best thesis ditentukan sendiri oleh masing-masing prodi, namun biasanya yang dipilih adalah tesis yang topik bahasannya menarik dan unik (ada kebaharuan) serta relevan dengan problem yang sedang dihadapi oleh masyarakat dewasa ini.”

Seperti halnya yang dipaparkan oleh salah satu presenter best thesis award dari prodi Magister Lingkungan dan Perkotaan (PMLP), yaitu oleh Theresia Tarigan , dia mengungkapkan munculnya disparitas ruang antara lokasi perumahan dan tempat kerja sebagai akibat dari semakin berkembangnya teknologi komunikasi dan pembangunan transportasi, yang berdampak pula pada pemenuhan kebutuhan moda transportasi yang sampai saat ini masih belum terpenuhi secara maksimal.

” Saat ini memang sudah ada bus Trans Jateng yang cukup mengurangi beban kesulitan transportasi, karena para pekerja tersebut sebelumnya harus dua sampai tiga kali ganti alat transportasi dengan bentuk yang berbeda untuk berangkat dari rumah menuju ke tempat kerja yang memakan waktu cukup lama di perjalanan dan biaya transportasi yang tinggi. Namun demikian keterjangkauan fasilitas transportasi publik masih rendah dan aksesbilitas masih sangat buruk, oleh karena itu perlu peran bersama antara pengusaha sebagai pemilik pabrik, pemerintah dan perbankan supaya problem yang dihadapi oleh para pekerja terkait transportasi dapat teratasi.”

Turut juga mempresentasi karya ilmiahnya dalam  best thesis award ini, Ni Made Karlina Sumiari Tangkas (Program Magister Hukum Konsentrasi Hukum Kesehatan), Made Ayu Wahyuning Prativi (Program Magister Profesi Psikologi), Caroline Oktaviani Kame (Program Magister Sains Psikologi), dan Lavernchy Jovanska (Program Magister Teknologi Pangan).  (fas)

Kategori: ,