Gunakan Barcode untuk Presensi Kuliah
Selasa, 10 April 2018 | 8:22 WIB

Unika Soegijapranata - Gunakan Barcode untuk Presensi Kuliah

Univesitas Khatolik (Unika) Soegijapranata meluncurkan program presensi kuliah dengan menggunakan QR Code atau juga dikenal dengan istilah barcode tiga dimensi untuk memudahkan proses administrasi perkuliahan. QR Code sendiri nantinya akan ditampilkan ketika dosen akan mememberikan materi dan QR Code akan muncul di layar kelas dan mahasiswa dapat melakukan presensi dari masing-masing gadgetnya.

Kepala Programmer Unit Pelaksana Teknis Manajemen Sistem Informasi (UPT MSI) Julius Simandjuntak mengatakan jika setelah kegiatan belajar mengajar selesai, nantinya laporan kehadiran  dapat dilihat oleh mahasiswa, orang tua, dosen atau bagian tata usaha. Selain itu, berita acara perkuliahan (BAP) juga dapat langsung disimpan di komputer server universitas. “Dari program ini semua dokumen yang dibutuhkan dalam perkuliahan dapat diunduh sewaktu-waktu apabila dibutuhkan,”katanya.

Sementara dari segi mahasiswa, nantinya bisa mengaskes atau memantau informasi yang ada melalui dashboard masing-masing di Sintak maupun Unika Menyapa. Dengan sistem ini, perkuliahan dari dosen prodi (program studi) manapun dapat dilakukan di berbagai gedung yang ada di kampus tanpa harus direpotkan dengan berkas-berkas administrasi perkuliahan seperti BAP dan presensi yang biasa diambil dari bagian tata usaha sebelum perkuliahan dimulai.

“Program ini merupakan lanjutan dari sistem sentralisasi ruangan yang dapat memantau ruang-ruang perkuliahan di setiap gedung yang sedang digunakan dan kosong pada waktu-waktu tertentu, sehingga perpindahan kelas menjadi lebih informatif karena menyertakan fungsi pengiriman notifikasi ke setiap email mahasiswa,” jelasnya.

Terpisah Wakil Rektor I Bidang Akademik Unika Soegijapranata Cecilia Titiek Murniati PhD mengatakan, setelah program itu dikenalkan, para  mahasiswa menanggapi dengan antusias penggunaan presensi QR Code ini. “Penggunaan presensi QR Code ini juga bisa dipakai untuk penjaminan mutu, artinya dengan metode ini maka para dosen hanya bisa absen sekali dalam setiap mengajar pada mata kuliah pada masing-masing kelas,” jelasnya.

https://radarsemarang.com

Kategori: