Dinamika Kuliah S2 Sains Psikologi Unika Soegijapranata
Kamis, 26 April 2018 | 11:00 WIB

Sudah beberapa kali Unika Soegijapranata meluluskan para sarjananya baik itu S1 maupun S2 yang memiliki latar belakang sebagai rohaniwan, salah satunya adalah Romo Norbert atau yang memiliki nama lengkap Norbertus Labu.

Romo Norbert adalah salah satu wisudawan terbaik dari Program Magister Sains Psikologi Jurusan Psikologi Perkembangan, dalam wisuda periode I tahun 2018.

Romo yang sebelumnya berkarya sebagai staf pembina para frater calon imam projo di Seminari Tinggi Interdiosesan Santo Petrus Ritapiret Maumere Flores ini menyelesaikan studi S2 nya dengan judul Tesis ” Hubungan Kecerdasan Spiritual dan Motivasi Imamat dengan Kedisiplinan Pada Calon Imam di Seminari Tinggi”, dan berhasil lulus dengan IPK 3,88 (predikat kelulusan Dengan Pujian).

Romo yang lahir di Gisi (Ngada – Flores), 29 Januari 1969 ini menjelaskan mengenai pilihannya studi lanjut S2 di Unika Soegijapranata.” Saya memilih kuliah di Unika Soegijapranata karena dua alasan yaitu 1) UNIKA merupakan universitas swasta berakreditasi A, yang berarti kualitas universitasnya tidak diragukan lagi. 2) Ingin belajar semangat Mgr Albertus Soegijapranata dari dekat,”jelasnya.

“Saya memilih kuliah pada Program Magister Sains Psikologi dengan Jurusan Psikologi Perkembangan karena minat saya pada ilmu psikologi dan kebutuhan Seminari Tinggi Interdiosesan Santo Petrus Ritapiret akan seoang formator yang memiliki latar belakang studi psikologi,”sambungnya.

Rohaniwan ini adalah putra dari pasangan Yohanes Rudju (alm) dan Hendrika Dhiu dan memiliki lima saudara. Hobi yang digelutinya adalah olah raga, membaca dan menulis, serta salah satu penggemar musik bergenre gregorian (musik-musik gerejawi).

Jawabannya ketika ditanya tentang dinamika selama studi S2 di Unika, Ia mengungkapkan dengan senyum yang khas,” Dinamika selama kuliah S2 di Unika terasa menarik. Dosen memiliki silabus pembelajaran yang jelas. Proses pembelajaran dikemas dengan baik di mana terdapat studi pribadi melalui tugas-tugas pribadi dan studi bersama melalui tugas-tugas kelompok serta diskusi dalam ruang kuliah yang sangat berguna untuk mengembangkan pengetahuan dan wawasan berpikir mahasiswa. Metode pembalajaran seperti ini membantu mahasiswa untuk saling memperkaya. Demikian juga dosen dan mahasiswa saling memperkaya karena terdapat ruang diskusi yang memadai.”

“Menjadi wisudawan terbaik bukanlah tujuan, tetapi merupakan buah dari ketekunan dan kesetiaan. Saya melakukan tugas saya dengan setia dan tekun. Bagi saya hidup adalah belajar dan harus terus belajar,” tuturnya ketika ditanya tentang tips menjadi wisudawan terbaik.

Romo Norbert yang memiliki moto hidup “Dengar dan Jadilah Bijak, Janganlah kebaikan kita hilang karena kekurangan  orang lain” ini, juga memberikan pesan kepada siapa pun yaitu “ Belajarlah dengan tekun dan tanpa lelah. Hasilnya tidak selalu kau panen pada saat ini, tetapi akan kau nikmati di masa depan. Lakukan apa yang harus kita lakukan dengan cinta yang besar dan Tuhan akan menyempurnakannya.”

Pada akhir sesi wawancara, Romo Norbert juga mengucapkan terima kasihnya kepada (1) Mgr. Vincentius Sensi Potokota, uskup agung Ende yang telah memberi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di Unika, (2) Prof. Dr. F. Ridwan Sanjaya MS., IEC, sebagai rektor Unika Soegijapranata (3) Para Dosen pembimbing dan penguji Tesis (4) Para Dosen program studi Psikologi Perkembangan dan Kemagisteran yang telah memperkaya saya dengan ilmu psikologi dan teman-teman seangkatan program studi psikologi perkembangan 2016/2017 yang telah menenun kebersamaan sehingga kita menjadi saudara satu sama lain. (Adj)

Kategori: ,