Unika Latihan Damkar
Senin, 12 Maret 2018 | 9:23 WIB

 

Kampussemarang 11_03_2018 Unika Latihan DamkarDalam rangka mengantisipasi munculnya resiko bencana kebakaran di lingkungan kampus Unika Soegijpranata Semarang, maka Biro Administrasi Umum (BAU) Unika bekerja sama dengan CV Tugu Mas mengadakan Pelatihan Penanganan Pemadaman Kebakaran (Damkar) di lingkungan kampus Unika Soegijapranata, belum lama ini. Pelatihan diikuti oleh sekitar 30 peserta yang berasal dari tenaga kependidikan, laboran dan satpam Unika Soegijapranata.

Kepala Biro Administrasi Umum Unika Soegijapranata Yuliana Sri Wulandari, SE kepada pers di Semarang Sabtu (10/03/2018) menyatakan bahwa pelaksanaan pelatihan Damkar adalah kegiatan yang memang sudah rutin dilakukan setahun sekali. Pelatihan ini dilaksanakan oleh trainer dari CV Tugu Mas selaku perusahaan yang memasok refill alat pemadam kebakaran yang digunakan Unika. Artinya tatkala alat pemadam tersebut sudah kadaluwarsa dan sudah saatnya harus diisi ulang, maka isi alat pemadam tersebut dibuang dengan sekaligus mengadakan pelatihan penanganan Damkar. Sehingga dalam pelatihan tersebut masing-masing peserta dapat praktek langsung menggunakan alat pemadam yang akan direfill .

Sementara salah satu peserta, Eko Budiyanto ketika ditanya tentang kesannya selama mengikuti pelatihan mengungkapkan antusiasnya pada kegiatan pelatihan tersebut. Dirinya baru pertama kali ikut pelatihan ini, dan merasa agak was-was pada awalnya ketika praktek. Namun dengan pendampingan dari trainer serta arahannya secara langsung, maka kekhawatiran yang muncul jadi sirna, dan justru senang karena mendapat pengetahuan baru sehingga apabila ada bencana kebakaran dimanapun entah di kampus atau di kampung, sepanjang ada disekitarnya maka bisa membantu menangani pemadaman.

“Beberapa hal yang harus kita pahami, ketika kita menghadapi kebakaran adalah (1) tidak panik, (2) memisahkan atau menjauhkan bahan atau benda-benda yang dapat terbakar dari sumber api, (3) memahami arah api, artinya jika arah api itu ke selatan maka penanganannya harus dari utara, (4) untuk pemadaman api secara darurat  bisa menggunakan kain, handuk atau karung yang dibasahi, kemudian ditutupkan pada titik api atau sumber api, (5) apabila ada alat pemadam, gunakan alat pemadam tersebut untuk memadamkan sumber api dengan tetap memperhatikan arah angin (penyemprotan harus dilakukan searah dengan arah angin menuju titik api).

http://www.kampussemarang.com

Kategori: