Romo Budi Basuh Kaki Perwakilan Keluarga Besar Unika
Kamis, 29 Maret 2018 | 8:39 WIB

Setiap tahun umat Katolik sebelum merayakan hari raya Paskah selalu merayakan liturgi Kamis Putih. Salah satu bagian dari Kamis Putih sebelum Yesus merayakan perjamuan ekaristi yakni Pembasuhan Kaki kepada 12 murid-Nya. Berkaitan dengan hal tersebut, Pastor Kepala Reksa Patoral Kampus Unika, Romo Aloysius Budi Purnomo Pr mengadakan pembasuhan kaki kepada beberapa perwakilan keluarga besar Unika Soegijapranata pada Rabu (28/3).

Romo Budi begitu sapaan akrabnya mengawali pembasuhan kaki digedung Mikael membasuh kaki Suster staf Campus Ministry Unika, Wakil Rektor IV bidang kerjasama dan pengembangan, Staf Sekretariat Rektorat, Staf Humas Unika, Staf LPPM Unika, dan Staf Bagian Keuangan. Kemudian pembasuhan kaki berlanjut di gedung parkiran guna membasuh kaki Koordinator sopir armada kendaaraan dinas Unika dan juga berlanjut menuju Posko Induk Keamanan guna membasuh kaki Koordinator Keamanan Unika.

Selanjutnya Romo Budi meneruskan pembasuhan kaki menuju gedung Henricus Constant untuk membasuh kaki Rektor Unika dan berakhir di Kapel Ignatius Unika guna membasuh kaki salah satu mahasiswa. Romo Budi menjelaskan melalui pembasuhan kaki ini sebagai wujud ajakan untuk mengembangkan Unika dengan semangat yang dimiliki Yesus sang Juru Selamat dan semangat Mgr Soegijapranata yang menjadi pelindung Universitas.

“Dengan adanya pembasuhan kaki ini saya ingin mengungkapkan bahwa mari kita secara bersama-sama dengan semua unsur tanpa diskriminasi saling melayani dan memperkembangkan Unika ini dengan semangat Yesus sendiri yang datang untuk melayani dan dengan spirit Mgr Soegijapranata untuk mengembangkan bakat dan talenta bagi bangsa dan umat manusia,” ungkap Romo Budi saat sesi wawancara singkat dengan Tim Humas Unika.

Pembasuhan kaki yang dilakukan oleh Romo Budi ini tidak hanya dilakukan kepada yang beragama katolik, ada pula yang dari Non Katolik turut dibasuh kakinya.

“Saya  terangkan ini bukan suatu baptisan tetapi ini bentuk pelayanan , suatu ucapan terimakasih dan dukungan saya kepada semuanya supaya semua keluarga besar Unika semakin diberkati dalam pekerjaannya agar bisa melayani dengan sehat sehingga bisa mendatangkan keselamatan serta kesejahteraan” terang Romo Budi.

Merasa Terkejut

            Selain menjelaskan maksud penting dari adanya pembasuhan kaki tersebut, Romo Budi juga menyampaikan kegiatan yang beliau lakukan tanpa pengumuman dan tidak diketahui banyak orang beberapa hari sebelumnya, sontak membuat kaget para karyawan Unika yang kakinya dibasuh.

“Pada dasarnya mereka semua kaget saat saya melakukan pembasuhan kaki secara tiba tiba, namun ketika saya telah menerangkan maksud dan tujuannya maka mereka menerima kegiatan saya ini meskipun dengan rasa kaget dan heran serta penuh syukur , bahkan ada pula yang menangis terharu” ucap Romo Budi.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Rektor IV Unika bidang kerjasama dan pengembangan, Benediktus Danang Setianto, SH., LL.M., MIL yang kebetulan kakinya turut dibasuh oleh Romo Budi. Rasa kaget tersebut muncul sejak pertama kali Romo Budi beserta dua asistennya datang tiba tiba ke ruang kerja Wakil Rektor IV dengan membawa air dalam botol minum, baskom, dan handuk.

“Yang pertama pasti kaget karena tanpa adanya pemberitahuan sama sekali dan karena ini baru pertama kali kaki saya dibasuh di luar perayaan ekaristi tetapi ketika saya sedang di kantor lalu didatangi dan dibasuh. Yang kedua saya merasa kaget dan terharu karena tidak membayangkan seorang Romo akan datang ke ruang kerja saya untuk membasuh kaki dan mencium kaki saya, buat saya ini bukan suatu simbolik tetapi ini merupakan suatu  kerelaan seorang Romo mau merendahkan hati untuk melayani. Ini dahsyat,” ujar Wakil Rektor IV.

Pembasuhan kaki ini juga sebagai bentuk pengamalan injil Yohanes 13:14. Dalam injil tersebut dijelaskan bahwa Yesus bersabda “Aku yang adalah Tuhan dan gurumu telah membasuh kakimu maka hendaklah kamu saling membasuh kaki satu sama lain”. (Holy)

Kategori: ,