Jelang Paskah, Sivitas Akademika Unika Soegijapranata Semarang Dibasuh Kakinya
Jumat, 30 Maret 2018 | 8:07 WIB

Menjelang perayaan Paskah, Pastor Kepala Reksa Pastoral Kampus Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Aloysius Budi Purnomo Pr, membasuh kaki keluarga besar sivitas akademika Unika Semarang.

Kepala Hubungan Antar Agama Keuskupan Agung Semarang itu pun tak sungkan membasuh kaki Rektor Unika Ridwan Sanjaya hingga staf rektorat kampus itu.

Pembasuhan kaki itu dilakukan untuk merayakan liturgi Kamis Putih, atau perayaan sebelum Paskah. Pembasuhan pertama dilakukan kepada pimpinan rektorat, kemudian para staf, para sopir, petugas sekuriti, hingga mahasiswa setempat.

Terkait pembasuhan kaki, Romo Budi mengatakan bahwa itu bentuk wujud ajakan untuk mengembangkan Unika. Pembasuhan secara bersama-sama juga dilakukan untuk menghilangkan diskriminasi dan lebih untuk melayani.

Pembasuhan kaki itu ternyata tidak hanya dilakukan bagi mereka yang beragama katolik. Warga non-Katolik juga turut dibasuh kakinya.

“Saya terangkan bahwa ini bukan bentuk baptisan, tetapi ini bentuk pelayanan. Ucapan terima kasih dan dukungan saya kepada semuanya supaya semua keluarga besar Unika semakin diberkati,” ujar Romo Budi dalam keterangan tertulis, Kamis (29/3/2018).

Kegiatan pembasuhan itu, sambung Budi, dilakukan tanpa ingar-bingar sehingga tidak banyak diketahui. Ketika pembasuhan dilakukan, mayoritas yang dibasuh merasa kaget.

Namun, setelah menerangkan maksudnya, mereka rata-rata menerima pembasuhan itu.

“Mereka menerima kegiatan yang saya lakukan, meskipun dengan rasa kaget dan heran. Ada yang menangis terharu,” ucapnya.

Salah satunya yang dibasuh itu adalah Benediktus Danang Setianto, salah satu wakil rektorat Unika. Danang mengaku kaget karena pastor kepala itu tiba-tiba datang beserta dua asistennya ke ruang kerja dengan membawa air, baskom, dan handuk.

“Ini baru pertama kali kaki saya dibasuh di luar perayaan ekaristi. Saya merasa kaget dan terharu karena tidak membayangkan seorang Romo akan datang ke ruang kerja saya untuk membasuh kaki,” kata Danang.

https://regional.kompas.com

Kategori: