Ini Yang Dilakukan Ormawa Psikologi di UMM dan UBAYA
Rabu, 7 Maret 2018 | 8:53 WIB

Mahasiswa sebagai agen perubahan selalu berusaha untuk meningkatkan softskill dan hardskill guna mengembangkan bakat dan talentanya. Tak puas dengan kegiatan di dalam kampus, mereka juga berusaha untuk mengembangkan diri dalam sebuah wadah organisasi untuk menjalin relasi dan belajar untuk menyatukan fikiran. Saat ini Ormawa Psikologi yang terdiri dari Senat Mahasiswa Fakultas sebagai lembaga legislatif dan yudikatif, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas sebagai lembaga eksekutif perlu banyak belajar mengenai sistem organisasi dari Fakultas Psikologi di Universitas lain. Untuk mengakomodasi kebutuhan akan pembelajaran, Komisi II Pengembangan SMF Psikologi mengadakan studi banding yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Surabaya (Ubaya) pada Rabu hingga Jumat (28 Februari – 2 Maret 2018).

Menurut Ketua Studi Banding Ormawa, Natasya (mahasiswa angkatan 2017) mengungkapkan bahwa kegiatan studi banding ini sebelumnya sudah pernah dilakukan untuk intern fakultas, dan pada kesempatan tahun ini Ormawa Psikologi ingin kembali belajar kepada universitas lain mengenai sistem pelaksanaan organisasi,

“Bulan Desember yang lalu kami sudah mengadakan studi banding di Fakultas Teknologi Pertanian Unika yang tujuannya juga untuk belajar sistem yang ada di dalamnya, selain itu kami juga mendapatkan kunjungan dari Senat Mahasiwa Fakultas Hukum dan Komunikasi untuk saling belajar pengelolaan organisasi utamanya dalam kinerja Senat Mahasiswa. Pada bulan Maret ini, sesuai dengan RKT yang telah ditentukan kami mengadakan studi banding ke Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Surabaya untuk mengenal sistem organisasi mahasiswa yang mereka gunakan,” ungkap Natasya.

Hari pertama, Ormawa Psikologi Unika bertandang menuju Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk belajar ke Ormawa Fakultas Psikologi di sana. Ormawa di UMM sudah menerapkan sistem partai politik untuk pemilihan ketua Senat maupun ketua BEM. Pembentukan partai politik di kampus UMM ini bermula dari tingkat Universitas dan pada akhirnya terdapat perwakilan dari Fakultas. Jika biasanya ormawa di Unika mencalonkan diri dengan sukarela, berbeda halnya dengan di UMM karena mereka menggunakan pencalonan dari partai mahasiswa agar dapat mengajukan diri sebagai pemimpin baik di Senat Mahasiswa maupun di BEM.

Serta pada hari kedua, Ormawa Psikologi menuju ke Universitas Surabaya (Ubaya) untuk belajar bersama memetakan beberapa permasalahan yang ada. Kegiatan di UMM dan Ubaya serupa yakni berupa presentasi dari masing-masing ormawa dan kemudian dilanjutkan dengan sharing per divisi serta per organisasi Mahasiswa.

Kegiatan ini ditutup dengan Campus Tour untuk berkeliling sekitar area kampus dan area Fakultas Psikologi di kedua Universitas yang dikunjungi. (Ign)

Kategori: ,