Bantuan Pengelolaan Jurnal Elektronik Nasional
Jumat, 23 Maret 2018 | 12:15 WIB

Unika - Bantuan pengelolaan Jurnal Elektronik Nasional

Sejak 2015, Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kemen-ristekdikti telah memberikan bantuan pengelolaan jurnal elek-tronik. Hal tersebut dalam upaya menjaga dan meningkatkan mutu terbitan berkala ilmiah elektronik, dan mendorong percepatan untuk terakreditasi nasional maupun internasional.

"Berdasarkan Surat Keputusan Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pembangunan Kemenrsitekdikti Nomor 118/E5.2/KPT/2018 tanggal 14 Maret 2018, maka Jurnal SISFORMA yang diterbitkan oleh Prodi Sistem Informasi Universitas Katolik Soegijaparanata menjadi salah satu dari 43 jurnal yang terpilih sebagai Penerima Bantuan Pengelolaan Jurnal Elektronik Nasional Menuju Terakreditasi Tahun Anggaran 2018," papar Kepala UPT Perpustakaan Unika Soegijapranata Rikarda Ratih Saptaastuti SSos di kampus Unika, Bendan Dhuwur, Selasa (20/3).

Diterangkan, bantuan Pengelolaan Jurnal Elektronik tersebut akan digunakan untuk pengembangan dan pemanfaatan website, workshop dan lokakarya untuk peningkatan pengelolaan Juntal.

■ Mewadahi
"Pengelolaan Jurnal SISFORMA dalam rangka mencapai target utama, yakni menjadi salah satu Jurnal Ilmiah Bidang Sistem Informasi yang terakreditasi Nasional. Oleh karena itu diperlukan Sistem Manajemen dan pengelolaan Jurnal yang efektif dan efisien untuk mengacu pada instrumen dan kriteria yang disyaratkan oleh ARJUNA (Lembaga Akreditasi Jurnal Nasional),"imbuhnya.

Sementara Ketua program studi Sistem Informasi Unika Soegijapranata yang mewadahi program Game Technology, Sistem Informasi, dan E-Commerce, Bernardinus Harnadi PhD menegaskan, bantuan pengelolaan jurnal untuk SISFORMA terselenggara atas kerjasama Program studi Sistem Informasi dan UPT Perpustakaan. "Hibah ini merupakan salah satu program peningkatan mutu program studi Sistem Informasi, menuju budaya akademik unggul di lingkungan Unika Soegijapranata”, pungkasnya.

► Wawasan 21 Maret 2018, hal. 18

Kategori: