Unika Soegijapranata Sumbangkan 200 buku
Selasa, 27 Februari 2018 | 8:44 WIB

Rumah Apung Kekurangan Buku Bacaan

Jumlah buku bacaan di lantai dua rumah apung dinilai warga apa adanya. Laci-laci meja di perpustakaan itu juga banyak yang kosong, sehingga warga setempat mengharapkan pihak luar mau peduli dan menyumbangkan buku.

‘’Untuk saat ini koleksi buku masih kurang, bisa dilihat sendiri. Tapi dalam waktu dekat, yakni pada 26 Februari nanti rencananya ada sumbangan buku dari mahasiswa Unika Soegijapranata.

Kami belum tahu jumlah buku bantuan tersebut, namun akan ditambah dari teman-teman ini,’’kata Arifin (42), Ketua RT I RW XVI Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas kemarin. Ia menambahkan, selama ini kegiatan belajar anak-anak dilakukan dua kali seminggu, meski pembelajaran tidak maksimal.

Karena itu, pihaknya ingin ada komunitas dari luar untuk dapat bersinergi memanfaatkan rumah apung sebagai pembelajaran anak-anak sebagai mana tujuan awal pembangunan.

‘’Jadwal kegiatan itu pada Rabu dan Sabtu, untuk belajar dua kali seminggu. Tapi karena mungkin minimnya ajakan untuk belajar, sehingga kegiatannya tidak maksimal dan harus ada pihak luar yang terlibat di sini,’’lanjutnya.

Sumani (47), warga lain mengharapkan, dengan adanya komunitas dan pihak lain dapat membantu kegiatan belajarmengajar yang lebih asyik untuk anakanak Tambakrejo. ‘’Karena selama ini rumah apung tidak dibuka terus. Hanya untuk kegiatankegiatan tertentu.

Padahal bila untuk wisata atau kegiatan belajar-mengajar yang bisa dilakukan setiap hari itu bagus,’’tuturnya. Seperti diketahui, rumah apung diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, November 2016 lalu.

Rumah apung memiliki luas 10 x 14 meter dan diklaim sebagai yang pertama di Indonesia. Adapun bangunan dibuat dengan dua lantai.

Lantai pertama bergunan sebagai balai pertemuan warga. Sementara lantai dua berfungsi sebagai perpustakaan yang menyediakan beragam buku seperti buku pelajaran hingga buku cerita.

http://www.suaramerdeka.com, Suara Merdeka 24 Februari 2018


Dukung Perpustakaan Rumah Apung

SM 27_02_2018 Unika Soegijapranata Sumbangkan 200 bukuSEMARANG UTARA– Sejumlah mahasiswa Unika Soegijapranata, menyumbangkan lebih dari 200 buku bacaan, untuk menambah koleksi perpustakaan rumah apung di Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Senin (26/2).

Donasi buku diberikan langsung kepada pengelola rumah apung, yang juga warga sekitar, serta anak-anak usia sekolah di Tambakrejo. Andre Widya, selaku ketua panitia kegiatan, menyebutkan 200 buku yang didonasikan, terdiri atas berbagai jenis. ”Ada ensiklopedia, buku cerita anak-anak, dan lain-lain jumlahnya lebih dari 200,” ujarnya.

Mahasiswa lain Alfonsus Pradipta, menambahkan semua buku didapat dari pengumpulan buku-buku bekas. Selain itu ada pula buku-buku baru dari sumbangan mahasiswa. Menurutnya, pemerintah sudah memberikan fasilitas perpustakaan rumah apung, yang sangat mendukung untuk kegiatan belajar, di luar ruang kelas.

Melanjutkan

”Karena itu harapannya, program seperti ini berkelanjutan. Artinya bangunan ini harus benar-benar dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Mahasiswa, pekerja apapun latar belakang, ayo aktif berpartisipasi untuk mengelola fasilitas ini,” urainya.

Pihaknya ingin melanjutkan kegiatan pembelajaran di rumah apung. Karena selama ini anak-anak minim mendapatkan teman belajar pendamping sebagai guru. Imbasnya kegiatan belajar dan mengajar tidak maksimal. Hal tersebut dibenarkan Pengelola rumah apung, Arifin yang juga ketua RTI RWXVI Tambakrejo.

Pihaknya kesulitan mendapatkan guru pendamping. Sehingga pihaknya ingin ada komunitas dari luar, untuk dapat bersinergi memanfaatkan rumah apung, sebagai pembelajaran anak-anak sebagai mana tujuan awal pembangunan. ”Selama ini kegiatan belajar anak-anak dilakukan dua kali seminggu yakni pada Rabu dan Sabtu. Tapi karena mungkin minimnya ajakan untuk belajar, sehingga kegiatannya tidak maksimal dan harus ada pihak luar yang turut aktif partisipatif mau mendampingi anak-anak,” kata Arifin.

http://www.suaramerdeka.com, Suara Merdeka 27 Februari 2018

Kategori: ,