Mahasiswa FBS Unika KKL ke Thailand
Senin, 19 Februari 2018 | 16:22 WIB

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) bukan merupakan hal yang asing lagi bagi mahasiswa. Kegiatan KKL merupakan kegiatan yang memadukan observasi, kunjungan dan wisata mahasiswa ke tempat – tempat, instansi, ataupun lembaga yang berkaitan dengan disiplin ilmu ataupun bidang yang ditekuni mahasiswa di perguruan tinggi.

Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unika Soegijapranata selama delapan hari mulai tanggal  4 – 11 Februari 2018, telah mengadakan kunjungan KKL ke Fakultas Sastra di Assumption University, Thailand. Kegiatan KKL ini diikuti oleh 14 orang mahasiswa angkatan 2015 serta 1 orang dosen pendamping yaitu Emilia Ninik Aydawati, M.Hum.

Dalam kegiatan KKL ini, para mahasiswa ingin lebih mendalami dan terlibat langsung dalam penggunaan Bahasa Inggris di negara lain, khususnya oleh masyarakat Thailand.

Seperti yang diungkapkan oleh Elisabeth Jayantiastuti selaku koordinator KKL mahasiswa FBS ke Thailand, “Di sana kita sempat mengikuti kelas observasi tentang reading matter. Dalam kelas tersebut, awalnya kita diminta membaca bacaan kemudian dilanjutkan  sesi pertanyaan dari dosen dan kita diberi kesempatan menjawab. Namun saat kami menjawab pertanyaan justru kami kebingungan karena jawaban kita dianggap salah,  padahal menurut kita jawaban itu sudah benar.”

Menurut Elisabeth, kejadian tersebut bisa terjadi karena masih sedikitnya warga Thailand yang menggunakan Bahasa Inggris dalam komunikasi mereka sehari-sehari. “Di sana (Thailand), penggunaan Bahasa Inggris sebagai alat komunikasi masih jarang dilakukan (hanya sekitar 10% saja). Sebagian besar penduduk masih menggunakan Bahasa Thai yang merupakan bahasa negara setempat. Hal tersebut yang membuat sulitnya cara memahami dan mengartikan Bahasa Inggris di negara tersebut. Demikian pula saat kita mencoba berkomunikasi dengan masyarakat setempat dengan menggunakan Bahasa Inggris” ujar Elisabeth.

Waktu Persiapan Terbatas

Saat ditanya tentang persiapan yang dilakukan para mahasiswa dalam KKL ke Thailand ini, Elisabeth mengungkapkan,” Sebelumnya kita sudah mempersiapkan diri sejak bulan oktober 2017, waktu itu kita juga sudah mengirim surat ke universitas yang kita tuju (Assumption University) tetapi kita baru dapat responnya di penghujung bulan desember 2017.  Nah kita baru booking akomodasi seperti pesawat, hotel dan lain lain itu setelah dapat respon dari universitas yang kita tuju dan itu yang membuat kita agak repot karena waktunya yang sangat mepet dengan jarak jadwal keberangkatan,” jelas Elisabeth.

Meskipun ada kendala dalam persiapan dan komunikasi, ia dan teman-teman tetap semangat dan merasa senang karena kegiatan KKL tersebut dapat  menambah pengetahuan, pengalaman dan wawasan serta pertemanan dari negara lain (Thailand).

Sementara itu Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Angelika Riyandari, Ph.D saat ditemui secara terpisah, mengungkapkan bahwa kegiatan KKL ini selain menambah wawasan dalam dunia sastra Inggris, tetapi juga mampu melatih mahasiswa untuk bisa mandiri dalam segala hal. Hal lain juga karena Assumption University mempunyai kerja sama dengan Unika Soegijapranata dan memiliki jurusan International Business

“KKL FBS Unika ke Thailand ini baru pertama kali dilaksanakan dan kegiatannya langsung ditangani sendiri oleh para mahasiswa. Sehingga harapannya melalui kegiatan KKL ini mereka bisa mendapat pengalaman dan latihan bertanggung jawab serta belajar mengelola acaranya sendiri,” ungkapnya.

Angelika Riyandari juga berharap KKL ke Thailand ini dapat dilaksanakan secara rutin tiap tahun karena banyak manfaat yang diperoleh mahasiswa dalam memahami penggunaan Bahasa Inggris di negara lain beserta pemahamannya serta bahasa dan budaya negara setempat. (Hol)

Kategori: ,